8 Prajurit Korban Hercules Diterbangkan ke Yogyakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU terjatuh di pemukiman warga di Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Penyebab kecelakaan masih diinvestigasi oleh pihak TNI AU, jumlah korban diperkirakan mencapai 100 orang. AP Photo / Gilbert Manullang

    Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU terjatuh di pemukiman warga di Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Penyebab kecelakaan masih diinvestigasi oleh pihak TNI AU, jumlah korban diperkirakan mencapai 100 orang. AP Photo / Gilbert Manullang

    TEMPO.COJakarta - Ada delapan jenazah korban jatuhnya pesawat militer Hercules C-130 yang diterbangkan ke Landasan Udara Adisutjipto, Yogyakarta. Dari delapan nama korban, satu di antaranya kopilot dan empat lainnya anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara.

    "Dari informasi terakhir, ada delapan nama jenazah yang akan kami terima di Adisutjipto," kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan Pangkalan TNI Angkatan Udara Adisutjipto Mayor (Sus) Hamdy Londong Allo, Rabu, 1 Juli 2015.

    Dalam catatannya, korban yang akan diterima di Adisutjipto adalah Letnan Satu Penerbang Pandu Setiawa, kopilot pesawat yang jatuh di Medan tersebut, dan empat anggota Paskhas: Kopral Dua Mujiman, Kopral Dua Mujiyono, Kopral Satu Warsiyanto, dan Kopral Dua Saryanto.

    Selain kelimanya, korban yang akan dikirim ke Yogyakarta adalah anggota Komando Sektor Pertahanan Udara, Sersan Dua Agung Budiarto. Dan sisanya adalah Kopral Dua Rudi Purwono, dan Prajurit Dua Alfian Zulfikar.

    "Kami berharap mereka segera dibawa ke Yogyakarta. Kami menyiapkan upacara kemiliteran," tutur Hamdy.

    Menurut anggota keluarga kopilot Pandu, Aji Wibowo, pemakaman Pandu akan dilakukan secepat mungkin setelah jenazah tiba. Namun, jika datangnya sudah tengah malam, jenazah akan dimakamkan menunggu pagi.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.