KMP: Tak Ada Pembahasan Reshuffle Kabinet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reshuffle Kabinet, Jusuf Kalla: Tunggu Saja

    Reshuffle Kabinet, Jusuf Kalla: Tunggu Saja

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partai dalam Koalisi Merah Putih (KMP) tak pernah membahas soal keterlibatan rencana reshuffle kabinet dalam rapat internal mereka. Ia membantah salah satu partai di koalisinya menyetujui tawaran jatah kursi di pemerintahan. "Rapat terakhir pemimpin KMP tak membahas isu kabinet. Itu belum dibicarakan bahkan secara internal dan tertutup," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 1 Juli 2015.

    Ia mengatakan para pimpinan partai KMP sempat mengadakan pertemuan tertutup bulan lalu. Dalam pertemuan itu, hadir Ketua Presidium Koalisi Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Muzani, dan beberapa ketua umum partai lain. "Pak Zul juga hadir dan tidak membahas soal reshuffle," kata anggota Komisi Pertahanan DPR itu.

    Sebelumnya, PDI Perjuangan mendorong Presiden Joko Widodo membuka peluang berkoalisi dengan sejumlah partai nonpemerintah, termasuk Partai Amanat Nasional dan Demokrat. Tujuannya, supaya stabilitas politik tercipta, termasuk di DPR. 

    Peluang PAN masuk kabinet terlihat dengan hadirnya Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam acara buka puasa bersama di rumah dinas Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, meski tak ada Jokowi.

    Peluang masuknya Demokrat terungkap dari penyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pada akhir Mei lalu. Ia mengajak Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membantu pemerintah dalam memberantas mafia minyak dan gas. Sedangkan Jokowi sempat menghadiri Kongres Partai Demokrat di Surabaya pada Mei lalu.

    Muzani mengatakan pihaknya tak akan mencampuri reshuffle. Namun, KMP terus menagih janji presiden terutama di bidang ekonomi. Ia menilai Jokowi telah melanggar janji kampanye untuk menciptakan stabilitas ekonomi. "Tolong pemerintah konsentrasi di sini. Koordinasi dengan kabinet. Diganti boleh tidak juga tak apa," katanya.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.