Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak H-3

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penumpang bersantai sambil melihat aksi anak-anak koin yang melompat  dari kapal Ferry dan menyelam untuk mengambil uang koin yang dilemparkan penumpang di pelabuhan Merak, Banten, 25 Juli 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Para penumpang bersantai sambil melihat aksi anak-anak koin yang melompat dari kapal Ferry dan menyelam untuk mengambil uang koin yang dilemparkan penumpang di pelabuhan Merak, Banten, 25 Juli 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Merak - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 di Pelabuhan Merak akan terjadi pada H-3  atau pada 14-15 Juli 2015. Prediksi puncak arus mudik tersebut, berdasarkan perkiraan libur para karyawan serta pengalaman pelaksanaan arus mudik tahun sebelumnya.

    “Pegawai negeri juga sudah cuti bersama, begitu pula anak sekolah sudah libur. THR juga sudah turun,” kata juru bicara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Mario Sardadi, Rabu, 1 Juli 2015.

    Mario mengatakan, untuk menghadapi lonjakan penumpang, PT ASDP akan melakukan pembagian dermaga saat puncak arus mudik. Dari lima dermaga yang ada di Pelabuhan Merak, dua dermaga difokuskan bagi kendaraan roda dua di pangkalan IV dan V. Sedangkan dermaga I, II, dan III untuk kendaraan roda empat, bus, serta truk pengangkut sembako.

    General Manajer ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Yanus Lentanga mengatakan jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat sekitar tujuh persen dibanding tahun lalu. “Untuk penumpang yang menggunakan kendaraan roda dua yang diprediksi akan mendominasi arus mudik pada puncak hari Lebaran, jumlahnya mencapai 70 ribu kendaraan,” kata Yanus.

    Jumlah pemudik yang menyeberang mencapai 1.002.258 orang atau meningkat 7 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah penumpang yang diangkut tahun 2014 mencapai 960.782 orang dan tahun 2013 sebanyak 986.889 orang. “Biasanya, pemudik itu mulai menumpuk pada pukul 21.00 hingga 05.00 WIB,” katanya.

    Menurutnya, dari prediksi peningkatan penumpang tersebut, lonjakan penumpang akan mengalami kenaikan secara signifikan pada semua kategori, baik penumpang pejalan kaki, maupun yang menggunakan kendaraan bermotor,” ujarnya.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.