Pagi Ini, 105 Kantong Jenazah Korban Hercules Dievakuasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Danlanud Adisucipto Marsma Imran Baidirus (tengah) berserta istri mengucapkan bela sungkawa kepada istri kopilot Hercules C-130 Lettu Pnb Pandu Setiawan, dirumah duka, Patukan, Gamping, Sleman, Yogyakarta, 30 Juni 2015. Lettu Pnb Pandu Setiawan termasuk dalam salah korban jatuhnya pesawat Hercules C-130. TEMPO/Pius Erlangga

    Danlanud Adisucipto Marsma Imran Baidirus (tengah) berserta istri mengucapkan bela sungkawa kepada istri kopilot Hercules C-130 Lettu Pnb Pandu Setiawan, dirumah duka, Patukan, Gamping, Sleman, Yogyakarta, 30 Juni 2015. Lettu Pnb Pandu Setiawan termasuk dalam salah korban jatuhnya pesawat Hercules C-130. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Save And Rescue (SAR) Sumatera Utara Rochmali mengatakan, evakuasi yang dilakukan petugas gabungan TNI Angkatan Udara, TNI AD, TNI AL, dan Badan SAR Nasional hingga pagi ini mengeluarkan 105 jenazah dari reruntuhan pesawat Hercules C-130 dengan nomor pesawat A 1310 milik TNI Angkatan Udara, yang jatuh kemarin siang di Medan.

    Khusus evakuasi pagi ini, Rabu, 1 Juli 2015, sehari setelah jatuhnya pesawat, tim gabungan   mengevakuasi sepuluh jenazah. "Sampai dinihari tadi pukul 03.00 WIB sudah berhasil dievakuasi 95 kantong jenazah. Pagi ini jam 05.00 ada tambahan sepuluh lagi. Namun temuan jenazah pagi ini ada yang tidak utuh," kata Rochmali kepada wartawan di lokasi jatuhnya Hercules, Rabu, 1 Juli 2015.

    Rochmali meluruskan kabar simpang siur soal jumlah jenazah. Menurut Rochmali, yang dievakuasi dari reruntuhan pesawat dihitung berdasarkan kantong jenazah. "Jika ada yang menyebut 184 jenazah, itu juga tidak salah. Namun kami memastikan yang kami evakuasi berdasarkan jumlah kantong jenazah ke Rumah Sakit Adam Malik ada 105 kantong jenazah." kata Rochmali.

    Adapun jumlah jenazah yang sebenarnya akan disampaikan beserta dokumen pendukung oleh tim disaster victim identification. "Wewenang Basarnas hanya menyampaikan jumlah jenazah di dalam kantong yang kami bawa ke Rumah Sakit Adam Malik hasil evakuasi tim," ujar Rochmali.

    Kemarin siang pada pukul 12.00 WIB atau dua menit setelah lepas landas dari Lanud Soewondo Medan, pesawat angkut milik TNI AU jenis Hercules C-130 terjatuh setelah lebih dulu menabrak tower komunikasi milik Sekolah Bethany.

    Sejumlah saksi mata mengatakan, pesawat terjatuh menabrak dua unit rumah toko dan satu kompleks pusat pijat tradisional Karo bernama BS Oukup. Sebelum jatuh, saksi mata mengatakan, terdengar bunyi raungan keras pesawat. "Saya melihat pesawat terbang rendah karena suara mesin yang keras. Tak lama, pesawat oleng dan menukik," kata Marni, pemilik warung nasi di depan lokasi jatuhnya pesawat kepada Tempo.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.