Tiga Tahun, Warga Miskin ini Hanya Terima 10 Kali Jatah Raskin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beras untuk orang miskin. Tempo/Andri Prasetyo

    Beras untuk orang miskin. Tempo/Andri Prasetyo

    TEMPO.CO , Sampang:  Belasan warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, melaporkan Kepala Desa Mereka ke penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang, Jawa Timur, selasa, 30 Juni 2015. Kepala Desa Bunten Barat, Sukaryadi dilaporkan atas kasus dugaan penggelapan bantuan beras miskin antara tahun 2012 hingga 2014.

    "Kami melapor karena raskin yang diterima warga tidak utuh," kata Saturi, salah satu pelapor, Selasa, 30 Juni 2015.

    Saturi menyebutkan, sepanjang  2012,  4500 warga miskin di desanya hanya menerima bantuan raskin sebanyak tiga kali. Pada 2013 hanya menerima 4 kali dan pada 2014 hanya tiga kali menerima raskin.

    Yang aneh, kata Saturi, berdasarkan informasi dari Bulog, setiap bulannya desa Bunten Barat menerima 11 ton raskin. "Jadi, kemana 26 bulan sisa raskin untuk kami, jaksa harus menelusuri ini," ujar dia.

    Sementara itu, Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Sampang, Misjoto mengatakan perlu mendalami laporan warga tersebut. Dia juga meminta warga menyertakan bukti tertulis dalam laporan selain kesaksian lisan. "Kita pelajari dulu laporan warga ini, nanti baru bisa ditindak lanjuti," katanya.

    Kepala Desa Sukaryadi belum dapat dikonfirmasi atas laporan warganya tersebut. Pesan singkat dan telepon konfirmasi yang dikirim belum direspon.

    MUSTHOFA BISRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.