Juru Masak Kelompok Kriminal Din Minimi Ditangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan TNI melintas di kawasan Line Pipa menuju Nisam Antara, Aceh Utara, Provinsi Aceh. 26 Maret 2015. Sebanyak dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) TNI IM bersenjata lengkap dikerahkan untuk membantu Polisi mengejar kelompok pembunuh dua anggota Kodim 0103 Aceh Utara. ANTARA FOTO

    Pasukan TNI melintas di kawasan Line Pipa menuju Nisam Antara, Aceh Utara, Provinsi Aceh. 26 Maret 2015. Sebanyak dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) TNI IM bersenjata lengkap dikerahkan untuk membantu Polisi mengejar kelompok pembunuh dua anggota Kodim 0103 Aceh Utara. ANTARA FOTO

    TEMPO.COBanda Aceh - Aparat kepolisian kembali menangkap Amiruddin alias Pong, 22 tahun, anggota kelompok kriminal bersenjata yang diduga pimpinan Din Minimi di Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

    Amiruddin, yang diduga sebagai juru masak kelompok itu, dibekali senjata. "Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat, dan polisi melakukan pengintaian," kata pejabat Kepolisian Daerah Aceh, Komisaris Besar Polisi Teuku Saladin, kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa, 30 Juni 2015.

    Menurut Saladin, Amiruddin ditangkap pada Minggu, 28 Juni 2015, sekitar pukul 06.05 WIB. Dia diciduk di sebuah gubuk di Desa Keurto, Kecamatan Lapang.

    Lokasi itu diduga sebagai tempat Amiruddin bersembunyi selama ini. "Tidak ada perlawanan saat ditangkap. Senjatanya sudah tidak ada," ujar Saladin.

    Saladin menjelaskan, senjata jenis AK-47 yang dipegang Amiruddin sudah disita sebelumnya, yakni pada 5 Juni 2015 atau saat terjadinya kontak senjata antara kelompok kriminal pimpinan Din Minimi dan aparat keamanan di Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie.

    Saat itu polisi menewaskan tiga anggota kelompok Din Minimi. Namun Amiruddin berhasil lolos.

    Saat ini Amiruddin sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam tahanan Kepolisian Resor Lhokseumawe. Amiruddin akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Saladin merinci, sesuai dengan data yang dihimpun Kepolisian Daerah Aceh, 26 anggota kelompok pimpinan Din Minimi yang paling diburu telah ditangkap. Mereka terdiri atas 21 orang yang tertangkap, 4 anggota meninggal dunia, dan 1 orang menyerahkan diri. Sedangkan yang masuk daftar pencarian orang sebanyak 25 orang.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.