Pansel Calon Pimpinan KPK Terima 496 Pendaftar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendaftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantar berkas pendaftaran di Ruang Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 23 Juni 2015. Pendaftaran Calon Pimpinan KPK akan ditutup besok 24 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    Pendaftar calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantar berkas pendaftaran di Ruang Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, 23 Juni 2015. Pendaftaran Calon Pimpinan KPK akan ditutup besok 24 Juni 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.COJakarta - Juru bicara Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Betti Alisjahbana, mengatakan jelang penutupan pendaftaran, sudah ada 496 orang yang mendaftar. Dari jumlah itu, baru 217 orang yang sudah melengkapi dokumen administrasi.

    Betti berharap peserta yang belum melengkapi persyaratan administrasi segera menyelesaikannya sampai batas akhir pada 3 Juli 2015. "Sebab, setelah itu, kami akan segera mengumumkan siapa nama-nama yang lolos tahap administrasi," kata Betti saat dihubungi, Selasa, 30 Juni 2015.

    Betti mengatakan, pada 4 Juli nanti, Pansel akan meminta masukan masyarakat untuk ikut serta mengawal rekam jejak para peserta calon pimpinan KPK yang lolos tahapan administrasi. Nama-nama peserta calon pimpinan KPK yang lolos itu akan diumumkan dalam situs resmi Sekretariat Negara.

    Prosesnya dilakukan selama satu bulan sampai 3 Agustus 2015. "Supaya kami benar-benar tahu rekam jejak dan integritas para peserta calon pimpinan KPK sebelum melakukan tahap selanjutnya," ujar Betti.

    Betti mengatakan saat ini komposisi pendaftar yang berasal dari unsur TNI, Polri, dan Kejaksaan Agung belum berubah. Polri sebanyak 19 orang dan 6 di antaranya purnawirawan, TNI sebanyak 4 orang dengan dua di antaranya purnawirawan, Jaksa sebanyak 3 orang, hakim 3 orang, internal KPK 2 orang, dan wartawan 4 orang.

    "Kami meminta masyarakat memberikan tanggapan disertai data dan fakta yang mendukung," tutur Betti.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.