Rano Karno Siapkan Pjs Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rano Karno (tengah). ANTARA/Asep Fathulrahman

    Rano Karno (tengah). ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.COSerang - Pelaksana tugas Gubernur Banten Rano Karno telah menyiapkan sejumlah nama pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten untuk diusulkan menjadi pejabat sementara Wali Kota Cilegon dan Bupati Serang.

    Nama-nama yang ditunjuk Rano untuk menduduki jabatan wali kota dan bupati tersebut adalah Suyitno (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan), Anwar Mas’ud (Asisten Daerah I), dan Rusdjiman (Asisten Daerah II) untuk pjs Wali Kota Cilegon.

    Adapun untuk calon pjs Bupati Serang disiapkan tiga nama, yakni Hudaya (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Agus Tauhid (Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan), serta Sigit Suwitarto (Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM).

    Masa jabatan Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariadi dan Edi Ariadi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon akan berakhir pada 20 Juli 2015. Sedangkan jabatan Bupati Serang Taufik Nuriman dan pasangannya, Ratu Tatu Chasanah, akan berakhir 28 Juli 2015.

    “Untuk nama calon pjs Wali kota Cilegon, Pemprov Banten telah mengirimkan tiga nama kepada Kementerian Dalam Negeri. Sedangkan untuk pjs Bupati Serang, surat usulannya baru saya tanda tangani,” ujar Rano, Senin, 29 Juni 2015. Terkait dengan alasan dipilihnya nama-nama tersebut, Rano mengaku nama-nama itu dianggap netral. “Prioritas utama netral, tidak ada titip-titipan.”

    Sekretaris Daerah Banten Kurdi Matin mengatakan tiga nama calon pjs Wali Kota Cilegon telah diusulkan kepada Kementerian sejak Selasa pekan lalu. Menurut dia, penjabat wali kota yang diusulkan tersebut dipastikan berasal dari pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

    Penjabat wali kota, kata Kurdi, merupakan konsekuensi adanya pemilihan kepala daerah serentak akhir tahun ini. “Harus dari provinsi, dan tidak ada fit and proper test,” kata Kurdi.

    Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Cilegon Mahmudin meminta agar pejabat sementara Wali Kota Cilegon berasal dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. “Memang penentuan pjs itu sepenuhnya menjadi hak Gubernur dan pejabat Pemprov Banten, tapi kami berharap Pak Gubernur bisa mempercayakan kepada pejabat Pemkot Cilegon,” tuturnya.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.