Kak Seto: Begini Kronologi Kebakaran Kantor Komnas PA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seto Mulyadi menyiram bara api yang masih menyala pasca kebakaran yang menghanguskan ruangan di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dikawasan Pasar Rebo, Jakarta, 28 Juni 2015. Kebakaran tersebut menyebabkan sebanyak empat ruangan terbakar. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Seto Mulyadi menyiram bara api yang masih menyala pasca kebakaran yang menghanguskan ruangan di kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dikawasan Pasar Rebo, Jakarta, 28 Juni 2015. Kebakaran tersebut menyebabkan sebanyak empat ruangan terbakar. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran telah menghanguskan ruang data dan ruang Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Perlindungan Anak pada Sabtu, 28 Juni 2015. Kebakaran pada pukul 20.11 WIB terjadi di sisi kanan bangunan kantor Komnas Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur.

    Berikut kronologis kebakaran menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi, yang akrab disapa Kak Seto.

    1. Usai Magrib atau setelah pukul 18.30 WIB, Caca, pegawai Kementerian Sosial yang bekerja dan bertempat tinggal di Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak, meninggalkan kantor menuju Rumah Sakit Pasar Rebo yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi.

    2. Saat berada di rumah sakit, Caca menerima telepon dari seseorang yang mengabarkan kantor Komnas Perlindungan Anak terbakar. Informasi ini diterima Caca sekitar pukul 20.11 WIB.

    3. Awalnya Caca sempat tidak percaya kejadian tersebut karena dia baru saja meninggalkan kantor dengan kondisi aman.

    4. Kembali ke kantor, Caca menemukan sisi kanan bangunan kantor sudah dalam keadaan terbakar.

    5. Sekembalinya ke kantor, respons pertama yang dilakukan Caca adalah mematikan aliran listrik kantor tersebut karena instalasi kelistrikan masih menyala saat api sudah membakar bangunan.

    6. Caca kemudian mencopot dan mengambil dua tabung gas yang berada di ruang dapur. Tindakan ini, menurut Seto, adalah upaya menghindari terjadinya ledakan api akibat tabung gas. Caca memastikan bahwa api bukan berasal dari ledakan kompor atau tabung gas.

    7. Usai mengamankan tabung gas dan listrik, Caca berusaha mengambil air dan mematikan api dengan peralatan yang ada.

    8. Caca kemudian berusaha menyelamatkan tiga mobil yang terparkir di sisi kiri bangunan. Caca mengambil kunci mobil, tapi satu di antara kunci tersebut terjatuh dan tidak berhasil ditemukan.

    9. Caca bersama dengan warga setempat berusaha memindahkan ketiga mobil yang terparkir. Kendaraan pertama yang berada paling belakang terpaksa dipecahkan kacanya karena kuncinya hilang. Kendaraan tersebut berusaha dikeluarkan warga dengan cara mendorong. Lalu dua kendaraan lainnya berusaha dikeluarkan menuju jalan raya.

    Seto mengatakan api berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 22.00 WIB. Ia mengatakan api membakar total seluruh data yang terdapat di ruang data dan ruang Sekretaris Jenderal.

    MAYA NAWANGWULAN

    Berita Terkait:
    Kantor Komnas Anak Terbakar, Dokumen Angeline Ikut Hangus?
    Kantor Komnas PA Terbakar: Seperti Mercon Dilempar ke Atap
    Kebakaran Kantor Komnas Anak Diduga Disengaja
    Kantor Komnas Anak Terbakar, Arist: Ini Bukan Kecelakaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.