Ical Tak Masalah Penambahan Dana Parpol Dibatalkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiri-kanan: Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo, Ketum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin , Ketua DPR Setya Novanto, dan Wakil Ketua MPR Mahyudin dalam pemotongan tumpeng di Rapat Pleno Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kiri-kanan: Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo, Ketum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin , Ketua DPR Setya Novanto, dan Wakil Ketua MPR Mahyudin dalam pemotongan tumpeng di Rapat Pleno Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Partai Golongan Karya hasil Musyawarah Nasional Bali, Aburizal Bakrie, tak mau mempersoalkan pembatalan rencana pemerintah menambah jumlah dana partai politik.

    "Tidak ada masalah, susah-susah amat. Parpol cari dana sendiri-sendiri," kata Aburizal dengan santai kepada wartawan di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Perindo, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2015.

    Jika dana parpol jadi ditambah pun, Aburizal tak yakin tambahannya bakal berjumlah besar. Sebab, pemerintah pasti punya keterbatasan soal penggunaan anggaran.

    Menurut Ical--sapaan Aburizal, untuk mendanai sebuah partai politik membutuhkan duit yang tak sedikit. Duit tersebut sebagian besar diperlukan untuk membayar gaji pegawai dan operasional kantor. "Ada juga buat bayar pertemuan-pertemuan, transportasi kalau keluar kota," ucap Ical.

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan tak akan membahas lagi usulan kenaikan dana bantuan partai politik dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan Kementerian Keuangan. Sebab, tidak semua pihak setuju usulan tersebut.

    "Ada parpol yang tidak mau bantuan pemerintah, ada anggota DPR yang tidak mau, KPK juga keberatan," tutur Tjahjo melalui pesan singkat.

    Sebelumnya, Tjahjo mengusulkan penambahan dana parpol hingga 20 kali lipat. Menurut Tjahjo, selama ini, banyak terjadi korupsi oleh anggota sebuah partai politik karena dana parpol yang sedikit. Adapun draf usulannya telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

    INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.