Koalisi Solo Bersama 'Keroyok' Hadi Rudyatmo dalam Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hadi Rudyatmo. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Hadi Rudyatmo. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Surakarta-Koalisi enam partai politik bertekad menghadang pasangan  petahana (incumbent) FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam pemilihan kepala daerah Kota Surakarta.

    Enam partai tersebut adalah Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Keadilan Sejahtera. Mereka menamakan diri  Koalisi Solo Bersama.

    "Partai dalam koalisi ini sudah sepakat mengusung Anung Indro Susanto sebagai calon wali kota," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Surakarta, Sugeng Riyanto, Sabtu, 27 Juni 2015. Anung saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan Kota Surakarta.

    Meski sudah punya jago calon wali kota, namun Koalisi Solo Bersama belum menentukan pendamping Anung. Mereka tengah menimbang tiga kandidat untuk mengisi posisi calon wakil wali kota. "Saat ini mereka bertiga tengah menjalani uji kelayakan," katanya.

    Tiga kandidat  tersebut adalah pengacara Muhammad Taufiq, politikus PAN Umar Hasyim dan politikus PKS Muhammad Fajri. Menurut Sugeng, koalisi akan memilih calon yang paling berpeluang  mendongkrak suara Anung. "Selain uji kelayakan, hasil survei yang tengah dilakukan juga akan menjadi penentu," katanya.

    Sugeng mengakui peluang mengalahkan  Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo yang dusung partai terbesar di Solo cukup berat. Namun situasi tersebut, kata dia,  justru lebih memudahkan Koalisi Solo Bersama mengatur strategi pemenangan.

    Achmad Purnomo mengakui bahwa PDI Perjuangan telah menugaskan FX Hadi Rudyatmo bersama dirinya untuk kembali maju dalam pemilihan kepala daerah. "Kami akan ke Jakarta pekan depan untuk menerima pengarahan dari DPP PDI Perjuangan," kata dia.

    Sebenarnya, Achmad Purnomo sempat mendaftar ke PDI Perjuangan sebagai calon wali kota. Namun partai berlambang  banteng itu  memerintahkan dirinya untuk kembali menjadi pendamping Rudyatmo. "Saya harus siap menerima keputusan  partai," katanya.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.