Muktamar Muhammadiyah Akan Dibuka Presiden Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Drum band Hizbul Wathan mengikuti gladi bersih pembukaan Muktamar 1 Abad Muhammadiyah yang bertempat di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (1/7). Tempo/Arif Wibowo

    Drum band Hizbul Wathan mengikuti gladi bersih pembukaan Muktamar 1 Abad Muhammadiyah yang bertempat di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Kamis (1/7). Tempo/Arif Wibowo

    TEMPO.COMakassar - Panitia Muktamar Muhammadiyah Ke-47 di Makassar telah memesan 10 ribu kamar hotel. Kamar ini dipersiapkan untuk peserta yang datang dari seluruh Indonesia dan luar negeri. “Sekitar 6.000 orang adalah peserta, sisanya penggembira,” kata Husni Yunus, anggota Panitia Muktamar Muhammadiyah, kepada Tempo, Jumat, 26 Juni 2015.

    Menurut Husni, selain memesan hotel, panitia menyiapkan penginapan bagi peserta yang tidak kebagian kamar hotel. “Misalnya di wisma atau asrama milik Muhammadiyah,” ucap Husni.

    Dia berujar, peserta yang datang menggunakan jalur laut akan datang lebih awal. Kemungkinan, pada 27 Juli 2015, sudah banyak peserta yang tiba di Makassar. “Persiapan panitia untuk penyambutan sudah mencapai 85 persen,” tutur Husni.

    Muktamar Muhammadiyah Ke-47 akan digelar pada 1-7 Agustus 2015. Pembukaan akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Lapangan Karebosi, Makassar, pada 3 Agustus 2015.

    Menurut Husni, selain mempersiapkan tempat, panitia sudah mulai menerima usulan calon Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah pengganti Din Syamsuddin. “Sudah lebih 80 nama calon ketua yang diusulkan oleh perwakilan setiap provinsi,” kata Husni.

    Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto berujar, Pemerintah Kota Makassar siap menyambut para peserta Muktamar Muhammadiyah dan ikut menyukseskan kegiatan nasional ini. “Kami berusaha memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua warga yang berkunjung ke Makassar,” ucap Danny.

    Menurut Danny, pada Agustus 2015, banyak sekali kegiatan nasional. Jadi Kota Makassar akan sangat padat. Hotel-hotel dan tempat wisata akan ramai kunjungan. “Pemerintah juga sudah mempersiapkan tempat wisata dan pusat oleh-oleh yang biasa dikunjungi wisatawan. Jalur dan fasilitasnya diperbaiki,” tuturnya.

    MUHAMMAD YUNUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.