Angeline Dibunuh, Hotman Paris Teliti Pengakuan Aneh Margriet Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto bocah cantik, Angeline (8) dibawa oleh sejumlah aktivis perlindungan anak dari Forum Anak Daerah Denpasar saat melakukan doa bersama untuk arwah Angeline, di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    Foto bocah cantik, Angeline (8) dibawa oleh sejumlah aktivis perlindungan anak dari Forum Anak Daerah Denpasar saat melakukan doa bersama untuk arwah Angeline, di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengaku heran karena polisi belum menentukan tersangka baru dalam kasus pembunuhan Angeline.

    Bocah berusia delapan tahun itu awalnya dinyatakan hilang pada 16 Mei 2015. Namun pada 10 Juni 2015, tubuh Angeline ditemukan terkubur di dekat kandang ayam di halaman rumah ibu angkatnya , Margriet Christine Megawe.

    Hotman yang kini menjadi pengacara Agustinus Tai, tersangka pembunuh Angeline, menilai sudah jelas siapa yang semestinya bertanggung jawab dalam kasus ini. “Jelas ada satu orang lagi yang dapat dijadikan tersangka baru,” kata Hotman saat dihubungi Tempo, Rabu, 24 Juni 2015.

    Menurut Hotman, akan sangat aneh jika polisi tidak menjadikan orang tersebut sebagai tersangka. “Target saya adalah harus adanya penetapan tersangka baru,” kata Hotman Paris.

    Hotman Paris menjelaskan, contoh yang mengindikasikan keterlibatan orang lain dalam pembunuhan Angeline merujuk pada sosok Margriet. Bagi Hotman, mustahil Margriet tidak tahu ada lubang di sekitar kandang ayam di pekarangan rumahnya, padahal setiap hari Margriet berada di dalam rumah.

    “Sudah jelas putrinya hilang dan ada perubahan di halaman, tapi dia mengaku tidak tahu,” kata Hotman.

    Sementara itu, hasil pemeriksaan Agus melalui alat uji kebohongan menunjukkan pekerja rumah tangga itu disuruh Margriet untuk mengaku membunuh Angeline. Menurut Agus, Margriet juga memaksanya melepaskan baju dan celana untuk kemudian dikubur satu liang dengan jasad Angeline.

    Pengacara Margriet, Hotma Sitompul membantah semua tudingan kepada kliennya. Hotma meragukan keterangan Agus karena berubah-ubah dan tak disertai bukti. "Saya tak paham mengapa keterangan Agustinus dipertimbangkan meski tidak ada dukungan bukti," kata Hotma. "Keterangan (Agus) absurd."

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.