Antisipasi Arus Mudik, AP I Bentuk Posko Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas beraktivitas di ruang Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2013, di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Minggu (4/8). ANTARA/Andika Wahyu

    Sejumlah petugas beraktivitas di ruang Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2013, di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Minggu (4/8). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO , Jakarta: Menjelang lonjakan arus penumpang mudik Lebaran di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, PT Angkasa Pura I telah menyiapkan pembentukan Posko Lebaran. Juru bicara PT Angkasa Pura I, Rio Hendarto, mengatakan Posko Lebaran itu akan difungsikan saat memasuki pertengahan bulan Ramadan.

    "Posko Lebaran itu memang untuk mengantisipasi melonjaknya aktivitas Bandara karena arus mudik," ujar Rio, Rabu, 24 Juni 2015.

    Rio menambahkan pihaknya telah berkomunikasi dengan kepolisian dan TNI untuk peningkatan pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran.

    Untuk penambahan jadwal penerbangan, Rio mengatakan dari data yang masuk ke pihaknya maskapai Lion Air akan menambah 3 unit pesawat untuk tambahan jadwal penerbangan mulai tanggal 2 Juli hingga 5 Agustus 2015. Sedangkan Garuda Indonesia menambahkan 1 unit peswat untuk tambahan jadwal penerbangan 1 hingga 8 Agustus 2015.

    "Iya, itu data sementara yang kami peroleh. Bisa saja ada perubahan, apakah ada penambahan lagi," ungkapnya.

    Rio pun memastikan akan adanya lonjakan penumpang akibat arus mudik dan juga arus balik mudik.

    Sementara seorang mahasiswa Rina (26) yang sedang menunggu jadwal penerbangan, mengatakan seperti pengalaman tahun sebelumnya, Karena menjelang Idul Fitri pasti terjadi mudik yang sangat banyak.

    "Iya, karena itu jugakan waktu libur, Jadi ada baiknya pihak Bandara mengantisipasi sebelumnya, Apalagi seperti kami yang sebagai mahasiswa kuliah di daerah Jawa," ungkapnya.

    Badauni A.P.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.