ANGELINE DIBUNUH: Tersangka Agus Jujur, Ini 3 Peran Margriet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menurut seorang saksi, Agus, Angeline merupakan bocah cantik yang tertutup, sepulang dari sekolah, Angeline hanya menghabiskan waktunya untuk bekerja memberi makan ayam yang dipelihara oleh ibunya asuhnya. facebook.com

    Menurut seorang saksi, Agus, Angeline merupakan bocah cantik yang tertutup, sepulang dari sekolah, Angeline hanya menghabiskan waktunya untuk bekerja memberi makan ayam yang dipelihara oleh ibunya asuhnya. facebook.com

    2. Angeline Tewas di Kamar Margriet

    Agustinus mengaku bahwa pembunuhan Angeline terjadi pada 16 Mei 2015. Sekitar pukul 09.30 Wita, Agus mendengar teriakan Angeline dari kamar Margriet. “Agus mendengar Angeline berteriak, ‘Mama, lepaskan aku’," ucap pengacara Agus, Haposan Sihombing, menirukan cerita kliennya. Teriakan itu hanya berlangsung sekali tapi terdengar sangat keras.

    Saat itu, menurut Haposan, Agus berada di kamarnya. Lantas, beberapa saat setelah teriakan Angeline, Margriet memanggilnya. Agus kemudian masuk ke kamar Margriet. Di dalam kamar itu, Agus melihat Angeline sudah dalam keadaan sekarat dengan posisi telentang. Tubuh Angeline banyak yang membiru. Bahkan kepalanya terlihat berdarah.

    Baca juga:Ancaman Kiamat, Dihantam Asteroid: Diam-diam NASA Beraksi?

    Hotma menyangkal tudingan Agus. Menurut Hotma, cerita sebenarnya adalah Agus meminjam pensil kepada Angeline untuk menulis surat yang akan dikirimkan kepada keluarganya di Sumba. Sekitar 30 menit kemudian, Angeline mendatangi Agus untuk meminta pensil itu.

    Agus mengembalikannya. Saat akan ke luar kamar Agus, Angeline berkata kepada Agus, “Kata ibu (Margriet), kerja kamu enggak becus.” Akibatnya, Hotma berujar, Agus naik pitam. Agus lalu memukuli Angeline dan membenturkan kepalanya ke tembok sampai tewas. "Tidak ada kejadian di kamar Margriet," kata Hotma.

    Selanjutnya: 3, Kubur...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.