Mengapa Risma Rela Berjualan Nasi Campur Khas Surabaya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri), menasehati para tersangka ketika pemusnahan narkoba dan minuman keras di halaman Balaikota Surabaya, Jawa Timur, 13 Juni 2015. Risma juga ikut memusnahkan sejumlah barang bukti narkoba.  ANTARA/Zabur Karuru

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri), menasehati para tersangka ketika pemusnahan narkoba dan minuman keras di halaman Balaikota Surabaya, Jawa Timur, 13 Juni 2015. Risma juga ikut memusnahkan sejumlah barang bukti narkoba. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Tri Rismaharini berjualan nasi campur khas Surabaya pada saat Roadshow Pahlawan Ekonomi 2015 di Kecamatan Mojo, Senin, 22 Juni 2015. Bahkan Risma juga ikut menyiapkan dan membungkus nasi campur tersebut sebelum diberikan kepada warga yang membeli.

    "Enak lho ini nasinya, monggo dibeli," kata Risma menawarkan nasi kepada warga yang datang.

    Melihat Risma berjualan, banyak warga yang datang menghampiri stan Risma. Empat warga tampak memesan nasi campur untuk berbuka puasa.

    "Nasi campurnya satu, Bu," kata Wartoyo, warga yang membeli nasi campur khas Surabaya racikan Risma.

    Setelah berjualan, Risma menjelaskan, dia ingin memberikan contoh kepada para pemuda bahwa wirausaha juga merupakan pekerjaan. Karena itu, Risma berkeinginan para pemuda tidak minder dan malu ketika memutuskan menjadi pengusaha.

    Risma juga berjanji membantu mengembangkan usaha kecil dan menengah di Kota Surabaya. Risma berharap UKM Surabaya dapat bersaing dengan usaha-usaha yang lebih besar.

    "Kami akan mengarahkan UKM-UKM tersebut agar dapat berkompetisi di pasar yang lebih besar," ujar Risma.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.