Margriet Lapor Angeline Hilang, Polisi Emoh Beberkan Bukti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Infografis Pembunuhan Angeline. (ILUSTRASI: TEMPO/IMAM YUNNI)

    Infografis Pembunuhan Angeline. (ILUSTRASI: TEMPO/IMAM YUNNI)

    TEMPO.CODenpasar - Pengacara Margriet Christina Megawe, Dion Pongkor, menyatakan kliennya langsung mencari Angeline saat bocah itu hilang dari rumah. Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke Kepolisian Sektor Denpasar Timur, Bali. (Baca: Aneh, Margriet Minta Baju Agus Dikubur Bersama Angeline)

    Sumber Tempo di Kepolisian membenarkan hal tersebut. Laporan itu berisi Angeline meninggalkan rumah tanpa pesan sejak pukul 15.00 Wita pada Sabtu, 16 Mei 2015. "Benar, kami menerima laporan dari Ibu Margriet," kata petugas yang enggan disebutkan namanya itu kepada Tempo, Senin, 22 Juni 2015.

    Namun sumber itu enggan menunjukkan bukti lapor kehilangan yang dimasukkan Margriet. Bahkan petugas tersebut tak mau menunjukkan buku tamu yang berisi daftar tamu. "Semua sudah diambil alih Polda," dia berdalih. (Baca pula: Kelaparan, Angeline Sering Makan Kue di Sesajen)

    Sumber tadi menuturkan Margriet tiba di kantornya pada Sabtu, 16 Mei 2015, pukul 21.45 Wita. Ibu angkat Angeline datang bersama Yvonne Caroline Megawe dan perempuan bernama Arhana. Mereka melaporkan Angeline yang tak terlihat di rumah sejak pukul 15.00 Wita.

    Sehari setelah laporan itu, Yvonne dan Christina Telly Megawe mengumumkan hilangnya Angeline pada laman Facebook dengan nama "Find Angeline-Bali's Missing Child". Mereka memasang sejumlah foto bocah yang senyumnya tampak ceria itu. Mereka juga mengajak masyarakat ikut mencari Angeline. Kini akun Facebook tersebut sudah dihapus pengelolanya. (Simak: ANGELINE DIBUNUH: Rumah M Kumuh Sejak Ada Kandang Ayam)

    Pernyataan polisi ini berbeda dengan bukti yang dikumpulkan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait. Menurut Arist, keluarga Margriet tidak langsung melapor ke polisi pada hari pertama hilangnya Angeline. Mereka justru membuat pengumuman pada laman akun Facebook dengan nama "Find Angeline-Bali's Missing Child".

    "Bayangkan, anak hilang dia malah buat iklan, bukannya melapor ke sekolah dan polisi. Dia tak hargai pihak sekolah," ujar Arist. (Baca pula: Angeline Dibunuh: Kisah Darah, Kain Pel, dan Kayu di Kamar M)

    Belakangan, jasad Angeline malah ditemukan di pekarangan rumah Margriet pada 10 Juni 2015. Angeline ditemukan terkubur pada kedalaman sekitar setengah meter, dengan pakaian lengkap dan tangan memeluk boneka. Tubuhnya dililit kain seprai dan tali.

    LINDA HAIRANI

    Berita Menarik Lain
    Gibran kepada Ahok: Nama Saya Bukan 'Anak Jokowi'...
    Pria Tergemuk dengan Berat 412 Kg Mati Muda, Ini Pesannya
    Karyawati Diperkosa Sopir Angkot di Sekitar Jagakarsa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.