PDIP Coret Kandidat Bupati dari PPP Kubu Romahurmuziy

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua SC Mukernas PPP Isa Muksin (kanan) bersama Anggota SC Arman Remy dan Ketua OC Amir Uskara (kiri), usai memberikan keterangan kepada awak media terkait persiapan Mukernas PPP I versi muktamar Surabaya, di Jakarta, 2 Januari 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua SC Mukernas PPP Isa Muksin (kanan) bersama Anggota SC Arman Remy dan Ketua OC Amir Uskara (kiri), usai memberikan keterangan kepada awak media terkait persiapan Mukernas PPP I versi muktamar Surabaya, di Jakarta, 2 Januari 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Makassar - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan mencoret kandidat bupati yang berasal dari Kabupaten Gowa, Amir Uskara. Amir merupakan ketua DPP PPP kubu Romahurmuziy.

    “Partainya masih berkonflik,” ujar Sekretaris PDIP Sulawesi Selatan Rudy Pieter Goni disela-sela acara buka puasa bersama di kantor PDIP Jalan Gunung Bawakaraeng, Sabtu 20 Juni 2015.

    Selain itu, Amir disebut-sebut telah memiliki calon pendamping di kabupaten tersebut. Sementara partai menginginkan calon wakil bupatinya berasal dari internal PDIP Sulawesi Selatan.

    Menanggapi hal ini, Amir dihubungi secara terpisah membantah berita tersebut. Bekas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Selatan itu optimistis PDIP akan mengusungnya di Pilkada Gowa.

    “Saya barusan komunikasi dengan pak Ridwan Witri (Ketua PDIP Sulawesi Selatan) . Pak Ridwan mengaku kepada saya berita itu tidak benar. Nama saya masih dibahas di DPP PDIP,” ucapnya.

    Kendati partainya masih berkonflik, namun Amir mengklaim telah membangun koalisi besar di Pilkada Gowa. “Ada 7-8 partai yang siap mengusung saya. Nantilah saya beberkan. Yang pasti komunikasi terbangun dari tingkat provinsi dan pusat,” katanya.

    Rudy melanjutkan, sebelas daerah yang menggelar pemilihan di Sulawesi Selatan. PDIP telah menetapkan tujuh kandidat bupati yang akan diusung.  Mereka adalah Nur Hasan (Partai Hanura) untuk pilkada Maros, Haji Askar (PPP) di Bulukumba, Saiful Arif (inkumben Wakil Bupati Selayar) di pilkada Selayar, dan Syamsuddin A Hamid (inkumben Bupati Pangkep) di Pilkada Pangkep.

    Lalu ada Johan Tonglo (PDIP) di Pilkada Tana Toraja, Sarce Bandaso (PDIP) di pilkada Luwu Timur, dan Indah Putri Indriani (inkumben Wakil Bupati Luwu Utara) di pilkada Luwu Utara. Adapun di kabupaten Gowa ada tiga nama kami persiapkan yakni Darmawangsyah Muin (Gerindra), Tenri Olle Yasin Limpo (Golkar), dan Adnan Puritcha Ichsan Yasin Limpo (Golkar).

    Sedangkan tiga kabupaten tersisa yaitu Soppeng, Barru, dan Toraja Utara, Rudy menambahkan, diambil alih oleh DPP PDIP dalam menetapkan kandidat yang akan diusung. Mereka adalah Lutfi Halide (Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Selatan) yang juga besan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan Kaswadi Razak (Ketua DPD II Golkar Kabupaten Soppeng). “Senin 22 Juni, kandidat Bupati dari Soppeng akan diwawancarai oleh DPP,” tutur Rudy.

    Jika salah satu di antara mereka ingin berpasangan dengan calon wakil bupati dari internal partainya yakni Husain Djunaid maka kandidat itulah yang akan terpilih sebagai bupati. Adapun di Kabupaten Barru yang dipersiapkan yakni Idris Syukur (inkumben Bupati Barru) dan Andi Anwar Aksa (inkumben wakil bupati Barru).

    Sementara di Kabupaten Toraja Utara yang dipersiapkan Frederick Batti Sorring (inkumben Bupati Toraja Utara) dan Kalatiku Paembonan (birokrat).

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.