Bangun Gedung Kesenian, Ridwan Kamil Undang Arsitek Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    Walikota Bandung, Ridwan Kamil. ANTARA/aacc2015/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Bandung -Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan Gedung Pertunjukan Jawa Barat akan dirancang oleh arsitek kelas kakap Inggris, Zaha Hadad. Hari ini Ridwan Kamil akan berangkat menuju Inggris, salah satunya untuk berbicara langsung dengan Zaha terkait pembangunan Gedung Pertunjukan itu.

    “Saya enggak punya waktu untuk mendesain Gedung Pertunjukan. Lagian ini adalah proyek kelas dunia, jadi harus sama arsitek kelas dunia juga,” kata Ridwan Kamil yang juga lulusan arsitektur Institut Teknologi Bandung saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung, Sabtu, 20 Juni 2015. Maka, Ridwan Kamil berencana meminta Zaha Hadad untuk merancang Gedung Pertunjukkan itu.

    Zaha saat ini merupakan salah satu arsitek terbaik di dunia. Wanita keturunan Irak-Inggris ini dikenal karena kerap membangun gedung dengan menggunakan material yang tidak biasa. Ciri khas arsitekturnya tampak pada bangunannya yang unik. Profesor Applied Arts Vienna, Australia, ini kerap membangun gedung dengan banyak titik perspektif, sehingga terlihat kacau namun indah.

    Karena keahliannya itu ia menjadi satu-satunya wanita yang mendapatkan penghargaan bergengsi di dunia arsitektur, Pritzker Architecture Prize pada 2004. Tak hanya itu, ia pun mendapat penghargaan arsitektur dari kerajaan Inggris, Stirling Prize, pada 2010 dan 2011.

    Zaha mendapatkan Stirling Prize dua tahun berturut-turut karena telah membangun Museo Nazionale Delle Arti Del XXI Secolo (MAXXI) pada 2010, dan Gedung Evelyn Grace Academy pada 2011. MAXXI merupakan Museum Nasional Seni Abad 21. Ini merupakan museum seni kontemporer dan arsitektur di Flaminio Quartiere, Roma, Italia.

    Meski hasil rancangannya banyak ditemui di Eropa, sebenarnya Zaha pernah merancang untuk Amerika Serikat, Saudi Arabia, bahkan sejumlah negara Asia. Di Amerika, Zaha membangun gedung Museum Eli and Edythe Broad, dan Pusat Seni Kontemporer Rosenthal. Di Abu Dhabi dan Arab Saudi, ia membangun jembatan indah Sheikh Zayed. Adapun di Asia, bangunan rancangannya yang terkenal adalah Rumah Opera Guangzhou, Cina.

    Selanjutnya Zaha akan diminta untuk membangun Gedung Pertunjukan di Cikutra, Bandung, Jawa Barat. Sebenarnya, kata Ridwan Kamil, gedung pertunjukan itu merupakan proyek Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Namun pemerintah provinsi meminta usulan pembangunan dari Ridwan Kamil.

    PERSIANA GALIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.