KPK Terus Usut Otak Suap Musi Banyuasin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji (kiri) dan Johan Budi melakukan jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, 1 Mei 2015. Pimpinan KPK akan menempuh semua langkah untuk melakukan penangguhan penahanan terhadap penyidik senior Novel Baswedan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Dua Pelaksana Tugas Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji (kiri) dan Johan Budi melakukan jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, 1 Mei 2015. Pimpinan KPK akan menempuh semua langkah untuk melakukan penangguhan penahanan terhadap penyidik senior Novel Baswedan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menunggu empat tersangka dugaan suap yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan pada Jumat malam kemarin tiba di Jakarta. Para tersangka adalah dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Musi Banyuasin berinisial BK dan AM serta dua pejabat pemda setempat: SF dan F. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan dari Palembang, Sumatera Selatan, menuju kantor KPK, Jakarta.

    "Nanti, setibanya tersangka di KPK, kami akan lakukan penahanan," ucap pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi S.P. dalam jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2015.

    Sayangnya, Johan masih merahasiakan lokasi penahanan keempat tersangka. Dia hanya mengatakan penahanan tersebut merupakan wewenang penyidik. 

    Upaya penahanan tersebut diputuskan penyidik setelah melakukan pemeriksaan terhadap keempat tersangka di Markas Komando Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kemarin malam pasca-penangkapan. Menurut Johan, penahanan dilakukan untuk mempermudahkan penyidik memeriksa keempat tersangka. 

    "Kami akan dalami kasus ini, termasuk mencari keterlibatan pihak lain serta inisiator suap," ucapnya.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Tempo, anggota DPRD Musi Banyuasin berinisial BK dan AM adalah Bambang Karyanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Adam Munandar dari Partai Gerakan Indonesia Raya. Sedangkan tersangka dari pemda setempat berinisial SF dan F adalah Syamsudin Fei, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Musi Banyuasin, dan Fasyar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Musi Banyuasin.

    INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.