Agus Minta Polisi Tetapkan Margriet sebagai Tersangka Pembunuhan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angeline bocah cantik berumur 8 tahun diketahui telah diasuh oleh Telly Margareth (kiri) di Denpasar, Bali. facebook.com

    Angeline bocah cantik berumur 8 tahun diketahui telah diasuh oleh Telly Margareth (kiri) di Denpasar, Bali. facebook.com

    TEMPO.CODenpasar - Pengacara tersangka Agustinus Tae, Haposan Sihombing, berharap Margriet Christina Megawe dapat segera ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline. Ini setelah adanya penemuan barang bukti baru dari tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Republik Indonesia di kamar Margriet.

    "Karena TKP sudah berganti ke kamar Margiet, kami harapkan ada temuan alat bukti yang kuat," kata Haposan kepada Tempo, Jumat, 19 Juni 2015. Menurut dia, ini merujuk pada Pasal 184 KUHP yang mengatur alat bukti sah yang bakal dijadikan kekuatan untuk menjerat Margriet.

    Meski demikian, dia tetap menyerahkan proses penyidikan kepada Kepolisian Resor Kota Denpasar karena terkait dengan keterangan Agus sebelumnya yang berubah-ubah. Dia percaya polisi telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap dalang pembunuhan di balik kematian Angeline.

    Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Kepolisian Daerah Bali Heri Wianto kepada Tempo menuturkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan keterlibatan Margriet dalam kasus pembunuhan Angeline. "Kalau nanti ditemukan alat bukti permulaan yang cukup, (Margriet) pasti ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.

    Namun sementara ini pihaknya baru menetapkan Agus sebagai tersangka kasus pembunuhan Angeline. Dia juga memperkirakan, hari ini, status Margriet belum akan ditingkatkan menjadi tersangka pembunuhan Angeline.

    "Tapi kita tidak menutup kemungkinan ada penetapan tersangka baru," katanya. Karena itu, dia berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada penyelidik untuk menyelidiki kasus ini secara tuntas.

    Sebelumnya, dalam olah tempat kejadian perkara ulang di kamar Margriet, tim Inafis Polri menemukan sejumlah barang bukti baru. Di antaranya bercak darah baru yang masih ditelusuri apakah terkait dengan pembunuhan Angeline dan sidik jari laten yang belum diketahui identitasnya.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.