Petasan Mulai Makan Korban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Main Petasan. kaskus.co.id

    Main Petasan. kaskus.co.id

    TEMPO.CO, Madiun - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono, Kota Madiun, Jawa Timur merawat seorang pasien cilik korban ledakan petasan. Zelda Putri, 3 tahun, warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mengalami luka robek dan luka bakar di bagian perut bawah.

    "Lokasi luka dekat dengan kemaluan pasien," kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Soedono Syaiful Anwar, Kamis, 18 Juni 2015.

    Syaiful menjelaskan, luka robek sepanjang tiga sentimeter pada kulit Zelda telah dijahit. Sedangkan luka bakarnya sedang ditangani dengan serius oleh petugas medis untuk mencegah komplikasi, seperti infeksi, dehidrasi, dan gangguan ginjal. Tingkat luka bakar yang dialami Zelda 5-10 persen dengan ketebalan di bawah kulit atau derajat dua. 

    Karena luka tersebut, Zelda diperkirakan harus menjalani perawatan di rumah sakit selama tujuh hari. "Karena lukanya berada di dekat alat vital pasien," ucap Syaiful kepada Tempo

    Novia Chrisnawati, dokter yang menangani Zelda, mengatakan luka bakar dialami Zelda pada Rabu malam, 17 Juni 2015. Menurut informasi dari keluarga Zelda, insiden itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, saat anak tersebut berada di halaman rumah bersama Heri Sumanto, ayahnya, dan sejumlah warga yang sedang bermain petasan setelah salat tarawih. 

    "Kami tidak tahu bagaimana cerita pastinya karena keluarga yang di sini (rumah sakit) tidak bercerita banyak," ujar Novia. 

    Fadlina Fitriana, ibu Zelda, mengatakan tidak melihat langsung saat anak pertamanya itu terluka akibat terkena petasan. Pada saat kejadian, dia sedang berada di rumah saudaranya yang tak jauh dari rumahnya. "Begitu mendengar tangisan anak, saya langsung berlari dan menggendong anak (saya) yang saat itu dipeluk ayahnya. Darah mengalir dari perut anak saya," ujar Fadlina saat ditemui di RSUD dr Soedono. 

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.