Pantura Kekurangan Rambu Lalu Lintas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berdiri di depan stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) MURI dikawasan Tegal, Jawa Tengah, 25 Juli 2014. SPBU ini menjadi tempat favorit bagi pemudik yang melintasi jalur Pantura untuk beristirahat. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Seorang warga berdiri di depan stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) MURI dikawasan Tegal, Jawa Tengah, 25 Juli 2014. SPBU ini menjadi tempat favorit bagi pemudik yang melintasi jalur Pantura untuk beristirahat. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Brebes – Kepolisian Resor Brebes mengatakan bahwa jalur Pantai Utara Jawa Tengah saat ini masih kekurangan rambu lalu lintas. Hal itu bisa berbahaya bagi pengendara, terutama jika arus kendaraan padat seperti saat mudik Lebaran nanti. Karena itu, Kepolisian meminta Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Brebes segera menyiapkan rambu tambahan. “Jumlah rambu tambahan yang dibutuhkan sekitar 50 buah,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Brebes Ajun Komisaris Rendy Andy Julikhlas pada Kamis, 18 Juni 2015.

    Rendy mengatakan rambu tambahan yang dibutuhkan meliputi rambu peringatan, pengalihan arus, hingga rambu petunjuk untuk memperlambat kecepatan kendaraan. Rencananya, rambu tambahan akan dipasang di sejumlah titik rawan macet dan rawan kecelakaan di sepanjang jalur Pantura, meliputi ruas Pejagan, Bulakamba, dan Klampok.

    Di jalur tengah yang menghubungkan Pantura dan Pantai Selatan, Rendy berujar, titik rawan macet dan kecelakaan berada di ruas Ketanggungan-Dermoleng-Songgom dan ruas Tonjong-Bumiayu. Selain di Pantura dan jalur Tengah, Satuan Lalu Lintas Polres Brebes juga telah memantau persiapan di jalur-jalur alternatif. Ada dua jalur alternatif bagi pemudik ketika terjadi kepadatan arus lalu lintas di jalur Pantura. Yakni jalur Ketanggungan-Dermoleng-Jatibarang dan Ciledug-Kersana-Ketanggungan. Jalur alternatif akan bertambah jika Jalan Tol Pejagan-Pemalang sudah dibuka.

    Rencananya, Jalan Tol Pejagan-Pemalang akan dimanfaatkan sebagai jalur darurat yang bisa dilalui kendaraan roda empat. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan Jalan Tol Pejagan-Pemalang sudah bisa dilalui sejak sepuluh hari sebelum Lebaran.

    Dari pantauan Tempo, sejumlah ruas jalan di jalur Pantura Kota Tegal masih belum dilapisi aspal baru. Alhasil, kendaraan yang melintas di sana harus berhati-hati. 

    Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Brebes Mayang Sri Herbimo mengatakan pihaknya telah menyiapkan rambu tambahan untuk menyambut arus mudik Lebaran. Dinas Perhubungan juga akan melakukan penertiban pasar tumpah untuk mengurangi kemacetan. "Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Satpol PP," ujarnya.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.