Dijual Via Online dan Ilegal, Makanan dan Kosmetik Disita BPOM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan barang bukti berupa obat, makanan ilegal dan kosmetik jelang dimusnahkan di Balai Besar POM, Jakarta, 10 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas menunjukkan barang bukti berupa obat, makanan ilegal dan kosmetik jelang dimusnahkan di Balai Besar POM, Jakarta, 10 Desember 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pengawasan Obat Nasional Republik Indonesia menggerebek gudang yang menyimpan pangan olahan tanpa izin edar di Kompleks Pergudangan Elang Laut Blok I, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. "Digerebek pada Rabu, 17 Juni kemarin," kata Kepala BPOM Roy Alexander Sparingga dalam rilis persnya, Kamis, 18 Juni 2015.

    Dari hasil penggeledahan, BPOM menyita 7.762 kemasan pangan ilegal serta 96 bungkus kosmetik tanpa izin edar. Nilai seluruh barang sitaan itu, ucap Roy, lebih dari Rp 500 juta.

    Roy menuturkan produk pangan itu berupa makanan bayi siap santap, sereal, biskuit, dan makanan ringan. Sedangkan untuk kosmetik berupa sabun dan sampo. "Pelaku menjualnya secara online," kata Roy.

    Roy meminta masyarakat berhati-hati terhadap peredaran pangan serta kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya. "Laporkan ke kami, dan masyarakat harus hati-hati."

    HUSSEIN ABRI YUSUF | DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.