Kisruh Golkar dan PPP, Menteri Tedjo: Islahlah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkopolhukam, Tedjo Edhy Purdijatno. TEMPO/Frannoto

    Menkopolhukam, Tedjo Edhy Purdijatno. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Balikpapan - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, Tedjo Edhy Purdijatno meminta partai-partai bersengketa segera islah menjelang pemilihan kepala daerah. 

    Islah ini diperlukan untuk memastikan keikutsertaan mereka dalam pillkada yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Kami meminta partai-partai ini segera berdamai,” kata Tedjo di Balikpapan, Selasa, 16 Juni 2015.

    Islah Partai Golkar dan PPP ini, menurut Tedjo, akan menurunkan suhu politik di daerah. Apabila Golkar dan PPP gagal mengikuti pilkada, kata dia, hal itu berpotensi memancing permasalahan politik bukan hanya di Jakarta, tapi juga sampai ke daerah. 

     Tedjo optimistis ada indikasi positif islah di tubuh Partai Golkar saat ini. Dia menilai ada nilai kenegarawanan partai dalam mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan demi tujuan bersama. 

    Meski demikian, Tedjo tetap meminta TNI/Polri meningkatkan kewaspadaan menjelang berjalannya pilkada. Dia menyakini masing-masing daerah sudah mempersiapkan pasukan pengamanannya dalam pelaksanaan pilkada nanti. 

    Selain itu, TNI/Polri diminta tetap melakukan pendekatan kepada para tokoh politik dan masyarakat dalam meredakan ketegangan politik. Para tokoh masyarakat ini mampu memberikan pencerahan kepada warganya agar tidak gampang terprovokasi aksi anarkistis. 

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.