Sopir Taksi Uber Diburu, Dilaporkan ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berdiri merazia taksi Uber, di Orly, Paris, Prancis, 15 Desember 2014. Seperti sopir taksi lainnya di kota-kota besar di seluruh dunia, sopir taksi Paris sudah muak dengan persaingan tidak adil dari layanan taksi smartphone Uber, hal ini pernah terjadi di Jakarta, beberapa waktu lalu ketika Basuki Tjahaja Purnama `Ahok` melarang layanan taksi Uber yang dianggap ilegal dan tidak aman. Stephane De Sakutin/AFP/Getty Images

    Polisi berdiri merazia taksi Uber, di Orly, Paris, Prancis, 15 Desember 2014. Seperti sopir taksi lainnya di kota-kota besar di seluruh dunia, sopir taksi Paris sudah muak dengan persaingan tidak adil dari layanan taksi smartphone Uber, hal ini pernah terjadi di Jakarta, beberapa waktu lalu ketika Basuki Tjahaja Purnama `Ahok` melarang layanan taksi Uber yang dianggap ilegal dan tidak aman. Stephane De Sakutin/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Bandung - Ketua DPC Organda Kota Bandung Neneng Zuraidah mengatakan, pengusaha taksi yang beroperasi di Bandung sepakat mengerahkan anak buahnya untuk mencari keberadaan taksi Uber.

    “Kami sepakat untuk mencari dia di mana,” kata Neneng saat dihubungi Tempo, Senin, 15 Juni 2015. Menurut Neneng, saat ini ada sembilan perusahaan taksi yang memegang izin beroperasi di wilayah Kota Bandung. “Taksinya terdiri dari dua ribu unit taksi dengan izin kota dan provinsi,” kata dia.

    Neneng menuturkan, pengusaha taksi itu mengadu pada Organda soal layanan taksi online di wilayah Kota Bandung yang beroperasi mengunakan kendaraan pelat hitam. “Organda menolak dengan keras ada taksi dengan pelat hitam, tidak berizin,” kata dia.

    Menurut Neneng, keberadaan Taksi Uber yang beroperasi tanpa izin usaha dalam jangka panjang dikhawatirkan akan menggerogoti bisnis taksi resmi. “Pasti dong mengganggu. Kami yang ada izin usaha, izin operasi, KIR, namanya angkutan orang itu harus semuanya resmi, mereka tidak berizin,” kata dia.

    Pengusaha taksi di Organda sepakat untuk bersama-sama mencari Taksi Uber. “Kalau ketemu, kami akan buat berita acara, biar otentik, dan kami serahkan ke polisi. Karena yang berhak menindak itu polisi,” kata Neneng.

    Neneng mengaku, informasi soal beroperasinya Taksi Uber masih simpang-siur. Salah satunya soal kisah perekrutan mobil rental untuk bergabung dengan Taksi Uber. “Masih katanya, belum jelas,” kata dia. Misalnya, dia menyebut salah satu hotel sebagai base-camp taksi incarannya.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.