Disambut Tahlilan, Jenazah Angeline Dibawa ke Banyuwangi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hamidah dan Rosidik, kedua orang tua kandung Angeline usai menjalani tes DNA di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. Kedua orang tua Angeline menjalani pemeriksaan DNA sebelum jenazah dipulangkan ke rumah orang tuanya di Banyuwangi, Jawa Timur. TEMPO/Johannes P. Christo

    Hamidah dan Rosidik, kedua orang tua kandung Angeline usai menjalani tes DNA di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. Kedua orang tua Angeline menjalani pemeriksaan DNA sebelum jenazah dipulangkan ke rumah orang tuanya di Banyuwangi, Jawa Timur. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Jenazah Angeline rencananya akan dibawa ke Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa, 16 Juni 2015. Pemulangan jenazah bocah delapan tahun itu difasilitasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. “Hari ini kami menuju Bali untuk menjemput jenazah,” kata Kepala Dinas Sosial Banyuwangi Alam Sudrajat, Senin, 15 Juni 2015.

    Menurut Alam, jenazah Angeline akan diserahkan Wali Kota Denpasar kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa siang. Jenazah kemudian dibawa ke Banyuwangi mengunakan ambulans. Ibu kandung Angeline, Hamidah, rencananya juga akan mengikuti proses pemakaman anak keduanya itu.

    Angeline akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Pihak keluarga sudah menyiapkan lahan untuk makam korban pembunuhan itu, berdekatan dengan makam buyut dan kakeknya.

    Bibi Angeline di Banyuwangi, Yatimah,  mengatakan pihak keluarga sudah mengetahui jenazah Angeline akan datang besok. Tidak ada persiapan khusus, kecuali tenda dan pengeras suara yang biasa digunakan untuk tahlilan. “Kebetulan besok tahlilan hari kelima."

    Meski belum pernah bertemu Angeline, tapi keluarga di Banyuwangi menyiapkan doa bersama (tahlilan) sejak Jumat pekan lalu. Pihak keluarga juga meminta Angeline dimakamkan di kampung halaman ibundanya. Doa tahlil menjadi kebiasaan masyarakat ketika ada warga muslim yang meninggal.

    Hamidah, ibu Angeline, adalah anak ketujuh dari 9 bersaudara dari pasangan Misyah dan Senimo. Keluarga buruh tani itu hidup serba kekurangan. Sehingga, sejak usia 15 tahun, Hamidah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Bali.

    IKA NINGTYAS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.