Cari Calon Pimpinan KPK, Pansel Blusukan ke Daerah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim 9 Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berpose usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 25 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    Tim 9 Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berpose usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, 25 Mei 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan blusukan ke berbagai daerah guna mencari kandidat terbaik untuk mengisi jabatan pimpinan KPK.

    Juru bicara Pansel KPK, Betty Alisjahbana, mengatakan kegiatan penjaringan calon pimpinan KPK ke daerah akan dimulai Selasa besok, 16 Juni 2015. "Mulai Selasa kegiatan penjaringan ke daerah akan dimulai," kata Betty, Senin, 15 Juni 2015.

    Menurut Betty, Pansel KPK perlu melakukan blusukan untuk mensosialisasikan proses seleksi pimpinan KPK periode 2015-2019 ke publik dan kelompok ahli serta profesional.

    Betty menjelaskan selama di daerah Pansel KPK telah mengidentifikasi calon potensial yang berpeluang memimpin KPK dan tertarik mendaftar serta mengikuti proses seleksi. Selain itu, kata Betty, Pansel KPK juga ingin mengidentifikasi tantangan dan agenda pemberantasan korupsi di daerah.

    Dalam blusukan-nya, Pansel KPK juga menggandeng lembaga pegiat antikorupsi, seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparency International Indonesia (TII), serta lembaga kemitraan lainnya.

    Selasa besok, 16 Juni 2015, Pansel KPK berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Keesokan harinya, Rabu, 17 Juni 2015, dilanjutkan di Padang, Sumatera Barat; Yogyakarta, dan Medan, Sumatera Utara.

    Hari berikutnya, Kamis, 18 Juni 2015, Pansel KPK mengunjungi Balikpapan, Semarang, dan Pontianak. Lalu dilanjutkan ke Bandung dan Malang pada Jumat, 19 Juni 2015. Hari terakhir kunjungannya, Senin, 22 Juni 2015, Pansel KPK berada di Depok, Jawa Barat.

    Adapun jumlah pendaftar calon pimpinan KPK hingga hari ini berjumlah 72 orang.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.