Eks Pengacara Margriet Salami Ibu Kandung Angeline  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait berbicara kepada Hamidah dan Rosidik, kedua orang tua kandung Angeline usai menjalani tes DNA di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. Aris hadir di kamar jenazah untuk mendampingi kedua orang tua Angeline dan menindak lanjuti kasus pembunuhan Angeline. TEMPO/Johannes P. Christo

    Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait berbicara kepada Hamidah dan Rosidik, kedua orang tua kandung Angeline usai menjalani tes DNA di depan kamar jenazah Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali, 12 Juni 2015. Aris hadir di kamar jenazah untuk mendampingi kedua orang tua Angeline dan menindak lanjuti kasus pembunuhan Angeline. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Kuta - Mengenakan jaket abu-abu, Hamidah, ibu kandung Angeline, duduk di kursi kayu cokelat. Tatapan matanya kosong.

    Bekas pengacara yang  sempat mendampingi keluarga Margriet Christina Megawe, Bernardin, datang menghampirinya. "Ibu, saya pengacara Margriet, tapi sekarang sudah berhenti," kata Bernardin sambil mengulurkan tangan ke Hamidah, Minggu, 14 Juni 2015.

    "Maaf, ya, Bu, saya sempat membela Margriet. Sekarang saya dukung Ibu," katanya. Hamidah tersenyum tanpa menjawab dan membalas jabat tangan.

    Bernardin mengatakan ia berhenti menjadi pengacara Margriet karena masalah prinsip. Dia mengklaim ada hal-hal yang bertentangan dengan prinsipnya sebagai pengacara ketika membela ibu angkat Angeline itu. "Keluarga Margriet di Jakarta meminta sesuatu yang tidak bisa dituruti," katanya.

    Menurut Bernadin, ia hanya mendampingi Margriet dalam pemeriksaan pertama di Kepolisian Resor Kota Denpasar pada 10 Juni 2015. Keesokan harinya, ia bertemu dengan keluarga Margriet dari Jakarta. "Terus mereka meminta sesuatu yang tidak bisa saya terima," ujarnya.

    Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei lalu. Polisi akhirnya menemukan bocah cantik ini terkubur dalam keadaan membusuk di bawah pohon pisang di pekarangan rumahnya pada 10 Juni lalu.

    Jasadnya dibalut kain seperti seprai berwarna terang yang telah bercampur dengan warna tanah. Polisi juga menemukan tali dan boneka dikubur bersama jasad Angeline.

    SYAILENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.