Rawan Konflik, Pilkades di Bangkalan Dijaga 5100 Aparat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU Husni Kamil Malik, ikut serta dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara TPS dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 7 April 2015. Simulasi dilakukan untuk mengukur sejauh mana penerapan Pilkada sesuai UU Nomor 8 Tahun 2015 dapat terlaksana dengan baik. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPU Husni Kamil Malik, ikut serta dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara TPS dalam pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak, di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, 7 April 2015. Simulasi dilakukan untuk mengukur sejauh mana penerapan Pilkada sesuai UU Nomor 8 Tahun 2015 dapat terlaksana dengan baik. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO , Bangkalan:Sebanyak 5100 aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri, Sabtu sore, 13 Juni 2015, diterjunkan menyebar ke 112 desa di 18 kecamatan, Kabupaten Bangkalan. Kabupaten ini  akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak pada senin, 15 Juni 2015 mendatang.

    Kepala Polisi Resor Bangkalan, Ajun Komisaris Windiyanto Pratomo mengatakan banyaknya aparat keamanan yang diterjunkan untuk menghindari kerawanan yang mungkin terjadi. Apalagi,  berdasarkan hasil kajian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bangkalan terdapat 32 desa yang rawan terjadinya bentrokan saat Pilkades.

    "Kami sudah antisipasi dengan melakukan pemetaan titik dan potensi kerawanan saat Pilkades," katanya,di Bangkalan, Sabtu, 13 Juni 2015.

    Windiyanto menambahkan, untuk desa sangat rawan bentrok akan dijaga 35 personel, kategori rawan sedang 25 personil dan untuk kategori aman akan dijaga 15 personil bersenjata lengkap. "Pemetaan ini juga untuk memudahkan pergeseran anggota saat dibutuhkan."

    Sementara Komandan Kodim 0829 Bangkalan, Letnan Kolonel Infantri Sunardi Isnanto mengatakan keterlibatan TNI dalam pengamanan Pilkades hanya untuk membantu  pengamanan yang dilakukan Kepolisian. "Sesuai permintaan Pemkab Bangkalan, kami hanya membackup saja," kata dia.

    Personil TNI yang dilibatkan dalam pengamanan Pilkades serentak di Bangkalan sebanyak 1500. Mereka berasal dari Anggota TNI Batalyon 516 Arhanud, Batalyon Kavleri 3/Tank Malang, Batalyon Arhabud SE 8, Kodim 0829 Bangkalan, Kodim 0828 Sampang, Kodim 0826 Pamekasan, dan Kodim 0827 Sumenep.

    Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad meminta petugas keamanan tetap mengedepan upaya persuasif untuk mengamankan jalan Pilkades di tiap desa. "Bangun komunikasi yang baik, supaya berbagai kerawanan bisa diminimalisir tanpa gesekan," ucapnya.


     MUSTHOFA BISRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.