Ridwan Kamil Sabet 3 Penghargaan Tempo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil, Walikota Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kemarin malam menerima tiga penghargaan Tempo Media Group dari lima penghargaan yang ditetapkan. Penghargaan tersebut merupakan hasil survey Tempo dengan lembaga konsultasi Frontier selama tiga bulan.

    Ketiga penghargaan itu di antaranya terkait infrastruktur kota, pariwisata daerah, dan kota dengan penilaian keseluruhan terbaik. "Meski dapat banyak penghargaan, Pemerintah Kota Bandung masih banyak target yang belum dicapai. Kami akan coba terus untuk pencapaian lainnya," ujar Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil--saat ditemui Tempo setelah menghadiri acara berjudul Indonesia's Attractiveness Award 2015 itu, di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2015.

    Penghargaan tersebut akan ia tetapkan sebagai ukuran kinerja Pemkot Bandung. Ridwan Kamil mencontohkan, jika memperoleh banyak penghargaan di sektor pariwisata, maka Pemkot Bandung akan menguncinya sebagai strategi program kerja berikutnya.

    Pada April lalu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Bandung sebagai prioritas pengembangan pariwisata Indonesia. Hal tersebut ia berikan sebagai hadiah pada Ridwan Kamil karena dianggap sukses menggelar Konferensi Asia Afrika ke-60 di Bandung.

    Bandung dianggap berhasil dengan digelarnya KAA ke-60 dibarengi dengan perbaikan sejumlah infrastruktur di Bandung. Antara lain penambahan jumlah taman, plaza air mancur, monumen, dan perbaikan Masjid Agung Bandung. Ridwan Kamil mengklaim perbaikan tersebut berhasil mendatangkan wisatawan asing dan domestik sebanyak tiga kali lipat dari sebelumnya.

    Selain Bandung, Medan, dan Yogyakarta pun meraih penghargaan pariwisata terbaik di Indonesia. Sementara kota Ambon, Jayapura, dan Padang meraih penghargaan kota dengan potensi pariwisata terbaik.

    Sedangkan di sisi infrastruktur, penghargaan serupa diberikan pada Kota Surabaya dan Makassar. Ada pun Kota Bitung, Manado, dan Balikpapan, menerima penghargaan kota dengan potensi infrastrukur terbaik di Indonesia.

    Direktur Frontier, Handi Irawan, mengatakan penghargaan ini diberikan salah satunya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan investasi dan pembangunan tingkat daerah di Indonesia. Sebab, kata dia, peningkatan investasi berbanding lurus dengan peningkatan lapangan pekerjaan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

    Dari 508 kabupaten dan kota, Frontier menyaringnya menjadi 112 kabupaten kota terpilih. Penyaringan itu dilakukan berdasarkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masing-masing kota. Survey ini melibatkan 9.296 responden yang diisi oleh investor dan umum.

    Selain sektor pariwisata dan infrastruktur, Frontier dan Tempo pun memberikan penghargaan dengan kategori investasi dan pelayanan publik. "Misalnya dalam kategori pelayanan publik, kami menilai sisi pelayanan administratif dan transparansi pemerintah," ujar dia, saat menjadi pembicara dalam acara tersebut.

    Menurut hasil surveynya, Kota Medan, Surabaya, dan Cilegon menjadi daerah dengan lahan investasi terbaik. Sedangkan Kota Dumai, Kendari, dan Jambi menjadi kota dengan potensi investasi yang tinggi. Adapun Kota Bitung, Ambon, dan Palembang mendapatkan penghargaan kota dengan pelayanan publik terbaik.

    Acara ini berlangsung sejak pukul 19.00 dan ditutup sekitar pukul 23.00. Selain mengundang kepala daerah, acara ini pun dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, dan Kepala Badan Koordinasi Penanamanan Modal Franky Sibarani.

    PERSIANA GALIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.