India Tawarkan Peluang Investasi ke Sulsel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menenun kain sutera di pusat edukasi industri budidaya ulat sutera (Bombyx mori) Dayang Sumbi yang memproduksi sekitar 10 kg benang per bulan di Kampung Pamoyanan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/1). TEMPO/Prima Mulia

    Pekerja menenun kain sutera di pusat edukasi industri budidaya ulat sutera (Bombyx mori) Dayang Sumbi yang memproduksi sekitar 10 kg benang per bulan di Kampung Pamoyanan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/1). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COMakassar - India membuka peluang investasi di Sulawesi Selatan. Investasi yang ditawarkan antara lain tekstil, sutra, hingga pertukaran pelajar. Duta Besar India untuk Indonesia, Gurjit Singh, mengatakan India terus mendorong pelaku bisnis Indonesia untuk meningkatkan hubungan kerja sama business to business (B to B) demi memanfaatkan ekonomi di Sulawesi Selatan. 
     
    "Kami memilih Sulsel karena salah satu provinsi yang sangat strategis, sehingga kami ingin bekerja sama," katanya kepada wartawan, Jumat, 12 Juni 2015.

    Menurut Gurjit, selama ini usahanya mendorong kerja sama bilateral masih mengalami banyak kendala, sehingga peluang diambil oleh pebisnis dari negara lain. "Investasi kami di Indonesia sudah ada sekitar 15 persen, tapi di Sulsel belum ada," ucapnya.

    Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Ni'matullah mengapresiasi keinginan Duta Besar India itu. Apalagi India merupakan negara yang dikenal pada bidang teknologi, industri, dan usaha kecil-menengah. "Kami siap memberikan support dan kami siap menindaklanjutinya," ujarnya. 

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.