Kapolda Metro Baru Janji Sikat Preman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Tito Karnavian bersalam komando dengan irjen Unggung Cahyono usai mengikuti pelantikan perwira tinggi dijajaran kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, 12 JUni 2015. Irjen Tito Karnavian kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Unggung Cahyono yang dimutasi menjadi Asisten Operasi Kapolri. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Irjen Tito Karnavian bersalam komando dengan irjen Unggung Cahyono usai mengikuti pelantikan perwira tinggi dijajaran kepolisian di Mabes Polri, Jakarta, 12 JUni 2015. Irjen Tito Karnavian kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Unggung Cahyono yang dimutasi menjadi Asisten Operasi Kapolri. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian berjanji menciptakan rasa aman dan tertib selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Dia juga sudah menyiapkan Operasi Ketupat sebagai langkah persiapan arus mudik maupun menjaga rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya mudik.

    "Kami akan operasi-operasi conditioning. Premanisme, copet, nanti kan ramai ya. Saya akan gebrak untuk lakukan operasi-operasi," kata Tito, usai pelantikan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2015.

    Dalam Operasi Ketupat nanti, Tito akan menyiapkan personelnya di tempat-tempat ramai, seperti terminal, pelabuhan, bandara, tempat hiburan, dan titik-titik lain. Namun dia belum bisa memastikan jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan khusus itu. "Yang jelas kami akan evaluasi sesuai kebutuhan," ujarnya.

    Tito mengklaim sudah mempunyai pengalaman yang mumpuni untuk bertugas di Ibu Kota. Dia sudah 18 tahun bertugas sebagai reserse di Polda Metro Jaya. Karena itu, Tito cukup paham peta-peta kriminalitas dan premanisme. "Saya paham cukup banyak taktik-taktik untuk diperbaiki. Yang jelas, saya akan melakukan tindakan tegas kepada mereka," kata Tito.

    Tindakan tegas itu, menurut dia, bukan langsung menembak mati preman atau pelaku kriminalitas. "Tapi terukur, ada bukti, ajukan ke pengadilan untuk efek jera," ujar Tito.

    LINDA TRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.