Ibu Kandung Dijanjikan Bertemu Angeline di Usia 18 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hamidah ibu kandung Angeline (8). TEMPO/Johannes P. Christo

    Hamidah ibu kandung Angeline (8). TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CODenpasar - Ibu kandung Angeline, Hamidah, mengatakan sampai akhir hayat, anaknya tidak pernah melihat sosoknya. Menurut dia, sejak diadopsi Margriet Christina Megawe, ia terikat perjanjian tidak boleh bertemu sebelum Angeline berusia 18 tahun.

    "Saya hanya menyusui dia tiga hari pertama," kata Hamidah, Jumat, 12 Juni 2015, di Rumah Sakit Sanglah, Bali. Setelah itu, Angeline diasuh Margriet.

    Menurut dia, pernah satu kali bapak kandung Angeline, Rosidi, datang ke Jalan Sedap Malam tempat Angeline diasuh. Namun ia tidak diizinkan masuk oleh Margriet, bahkan diusir.

    Angeline dinyatakan hilang sejak 16 Mei. Polisi akhirnya menemukan bocah cantik ini terkubur membusuk di bawah pohon pisang pekarangan rumahnya. Jasadnya dibalut kain, seperti seprai, berwarna terang yang telah bercampur dengan warna tanah. Polisi juga menemukan tali dan boneka yang dikubur bersama Angeline.

    Polisi lalu memeriksa tujuh orang. Mereka adalah ibu angkat Angeline, Margriet Christina Megawe; kedua putrinya; seorang pembantu bernama Agus; seorang petugas keamanan; serta dua pengontrak di rumah Margriet. Polisi lalu menetapkan Agus sebagai tersangka. Agus mengaku memperkosa Angeline dan membunuhnya.

    SYAILENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.