Senin, Jokowi Saksikan Latihan Tempur TNI AD di Martapura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 520 prajurit divisi 2 Linud 502 Malang dengan persenjataan lengkap siap melakukan pertempuran usai terjun dari pesawat Hercules untuk ikuti latihan pertempuran (Latpur) disekitar Desa Masani, Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah, 31 Maret 2015. ANTARA FOTO

    Sebanyak 520 prajurit divisi 2 Linud 502 Malang dengan persenjataan lengkap siap melakukan pertempuran usai terjun dari pesawat Hercules untuk ikuti latihan pertempuran (Latpur) disekitar Desa Masani, Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah, 31 Maret 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Palembang - Presiden Joko Widodo bakal menyaksikan kemahiran prajurit TNI AD melakukan pertempuran dalam segala medan dan kondisi alat utama sistem senjata (alutsista). Kehadiran Jokowi dijadwalkan bertepatan dengan puncak latihan pada Senin, 15 Juni mendatang di Pusat Latihan Tempur  Kodiklat TNI AD Martapura-Baturaja, Sumatera Selatan.

    "Rencana nya bapak Presiden akan hadir untuk melihat langsung prajurit berlatih tempur," kata Mayjend Iskandar M. Sahil, Panglima Kodam II Sriwijaya, Jumat 12 Juni 2015. Menurutnya saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pengamanan kedatangan Presiden dengan melakukan koordinasi dengan Paspampres.

    Kepala penerangan Kodam Sriwijaya Kolonel Syaepul Mukti Ginanjar menjelaskan latihan dilaksanakan dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan tempur yang diorganisir dengan memadukan kerjasama antar kecabangan dan berbagai macam alutsista yang ada. Latihan melibatkan Prajurit dan Satuan jajaran Angkatan Darat dari berbagai macam Kecabangan.

    "Untuk memberikan gambaran kerjasama seluruh kecabangan dengan menggunakan alutsista terbaru TNI AD," kata Syaepul. Selain itu, latihan terbesar dan pertama kali yang digelar oleh TNI AD ini, diharapkan untuk  meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Masih kata Syaepul Dalam latihan tahun 2015 ini, beberapa alutsista yang dikerahkan dalam mendukung latihan tersebut seperti kendaraan tempur berupa tank Scorpion, tank AMX 13, tank Marder, Stormer, M113A1, tank jembatan Scorpion, AVLB dan tank Leopard ditambah dengan panser Anoa dan panser Tarantula.  Alutsista tersebut akan dicoba dalam medan yang sesungguhnnya.

    Latihan yang dipusatkan di daerah Baturaja Sumatera Selatan ini melibatkan beberapa satuan dengan didukung oleh sejumlah perkuatan pendukung lainnya, termasuk satuan tugas  penerangan dengan mengikutsertakan beberapa wartawan dari media elektronik dan media cetak.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.