Motif Kakak Angeline Kumpulkan Uang untuk Cari Adiknya Atau?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grafis #RipAngeline. (Ilustrasi: Indra Fauzi)

    Grafis #RipAngeline. (Ilustrasi: Indra Fauzi)

    TEMPO.CO , Jakarta: Setelah hilang sejak 16 Mei 2015 lalu, akhirnya Angeline ditemukan, Rabu, 10 Juni 2015 sekitar pukul 12.30 Wita. Jasad Angeline ditemukan di pekarangan rumah sendiri di Jalan Sedap Malam,Nomor 29, Sanur, Bali, dalam gundukan tanah baru di sebelah kandang ayam dan dekat pohon pisang.

    Setelah dinyatakan hilang dan belum ditemukan, kakak tiri Angelina, Christina, diketahui telah membuat sebuah situs penggalangan dana Help Find Angelina untuk mengumpulkan uang demi membantu keluarga menemukan Angelina.

    Situs bernama gofundme.com tersebut dibuat pada 21 Mei 2015 atas nama Christina Kunci dan berdasarkan pantauan Tempo telah berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 3.210 atau sekitar Rp 41,7 juta.

    Berdasarkan keterangan tentang situs yang ditulis oleh seorang dengan nama Estelle disebutkan bahwa dana yang berhasil dikumpulkan akan digunakan untuk mengorganisir pencarian, perwakilan hukum, keamanan di rumah ibunya, Margareth (polisi tidak melakukan penjagaan) dan uang rokok untuk polisi yang ikut membantu menjaga rumah.

    Baca juga:

    Angeline Dibunuh: Agus Diduga Cuma Mengubur, Siapa Dalang?

    Dahlan Iskan Sebut Mantan Menteri ESDM di Proyek Gardu

    Di situs itu juga dijelaskan jika Christina yang sedang menyelesaikan studi di Universitas Austin membutuhkan biaya untuk bisa kembali ke Bali, membantu menemukan adiknya. "Menjadi seorang mahasiswa fulltime, dia tidak memiliki banyak penghasilan dan harus ada biaya yang ditutupi sementara dia kembali ke Bali," tulis Estelle.

    Sejauh ini tidak diketahui apakah motif Christina menggalang dana murni digunakan untuk mencari adiknya atau ada alasan lain. Setelah ibu kandung Christina, Margareth Megawe, dan pembantu mereka sebagai pelaku pembunuhan, polisi masih berupaya menemukan kemungkinan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kematian Angelina.

    Kamis, 11 Juni 2015, Kepolisian Resor Kota Denpasar telah mengamankan tujuh orang untuk diperiksa dalam kasus kematian Angeline. Di antaranya ibu angkat Angeline, Margareth Megawe, kedua putri Margareth (Ivon dan Christina), seorang pembantu, seorang satpam, serta dua orang yang mengontrak di rumah Margareth.

    MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.