Dicaci Warga, Tersangka Pembunuh Angeline Tetap Tenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga menyaksikan lokasi ditemukannya jenazah Angeline (8) di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar, Bali, 10 Juni 2015. Angeline yang dilaporkan hilang sejak 16 Mei 2015 ditemukan dalam kondisi tewas dikubur di belakang rumahnya dengan sejumlah luka di tubuh. ANTARA FOTO

    Sejumlah warga menyaksikan lokasi ditemukannya jenazah Angeline (8) di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar, Bali, 10 Juni 2015. Angeline yang dilaporkan hilang sejak 16 Mei 2015 ditemukan dalam kondisi tewas dikubur di belakang rumahnya dengan sejumlah luka di tubuh. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Denpasar - Proses prarekonstruksi pembunuhan Angeline, 8 tahun, di Jalan Sedap Malam 26, Denpasar Timur, Bali, berjalan tegang, Kamis, 11 Juni 2015. Ratusan warga di kawasan Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, mencaci-maki tersangka Agus saat polisi melakukan prarekonstruksi di tempat kejadian perkara.

    “Keluarkan Agus,” teriak satu di antara warga yang berjubel di sepanjang Jalan Sedap Malam, Kamis, 11 Juni 2015.

    Terbaru:
    Tiga Kecurigaan Menteri Yohana dalam Kasus Angeline
    Ini Alasan Hamidah Serahkan Angeline untuk Diadopsi

    Saat tiba di TKP, warga sekitar sudah menunggu kedatangan tersangka Agus untuk prarekonstruksi. Mereka tampak geram sekaligus penasaran ingin mengetahui sosok tersangka Agus.

    Dari pantauan Tempo, proses prarekonstruksi dimulai pukul 11.00 WITA. Tersangka Agus diantar menggunakan mobil jenis APV warna putih. Mengenakan kaos warna hitam, Agus dikawal ketat oleh aparat dari Polresta Denpasar.

    Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar Anak Agung Made Sudana, yang memimpin rekonstruksi, menjelaskan bahwa prarekonstruksi ini dilakukan untuk melihat kaitan keterangan Agus dengan kejadian yang sebenarnya.

    Proses prarekonstruksi sendiri berjalan satu jam. Agus terlihat tampak tenang. Ekspresinya datar. Proses prarekonstruksi ini dilakukan di seluruh ruangan hingga di tempat ditemukannya jenazah Angelina pada Rabu, 10 Juni 2015 lalu.

    Baca juga:
    Tragedi Angeline: Hilangnya Seprei dan Bau Anyir Tercium Jauh Hari
    Tragedi Angeline: Diperkosa, Dibunuh, dan Peran Ibu Angkat
    Angeline Diperkosa, Dihajar Benda Tumpul: Pelaku Cuma Satu?

    Prarekonstruksi selesai pukul 12.00 WITA. Warga yang geram tampak merangsek di depan rumah memadati sepanjang Jalan Sedap Malam. Petugas gabungan dari TNI dan polisi tampak ikut membantu memecah kepadatan warga. Mereka mengantisipasi adanya serangan dari warga ke tersangka Agus.

    Warga yang tak terima melihat kelakuan tersangka Agus menggedor-gedor kaca jendela mobil APV yang mengantarkan tersangka Agus. Sampai saat ini suasana rumah masih tampak ramai dikunjungi warga sekitar.

    Angeline, 8 tahun, ditemukan tewas di halaman belakang rumahnya pada Rabu, 10 Juni 2015. Sebulan yang lalu, Angeline dilaporkan hilang oleh orang tua angkatnya saat bermain di depan rumah.

    AVIT HIDAYAT

    SIMAK BERITA ANGELINE TERBARU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.