Hadir ke Resepsi Gibran, JK Boyong Keluarga besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jusuf Kalla. ANTARA/Ismar Patrizki

    Jusuf Kalla. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla dipastikan akan menghadiri resepsi pernikahan anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, hari ini di Solo. JK  dijadwalkan datang bersama rombongan keluarga besarnya.

    Juru bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, mengatakan ‎agenda JK di Solo hari ini hanya menghadiri resepsi. Berdasarkan jadwal yang diterima Tempo, Wapres akan tiba di Graha Saba, tempat resepsi, pada pukul 19.05 WIB.

    "Ada juga Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi Muhammad Natsir. Kebetulan dari semalam beliau juga mendampingi Pak Wapres di acara International Student Energi Summit," kata Husain, di Nusa Dua, Bali, Kamis, 11 Juni 2015.

    Ditanya tentang hadiah khusus‎ yang akan diberikan, Husein mengaku tak terlalu mengetahuinya. Yang terpenting JK  berharap agar pernikahan kedua mempelai bisa langgeng. "Bisa bahagia seperti orang tua mereka."

    Saat berkunjung ke Solo, Wapres memang membawa serta beberapa anggota keluarganya. Selain istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, beberapa anggota keluarga yang masuk dalam rombongan antara lain, Aksa Mahmud, Ramlah Aksa Mahmud, Farida Kalla, Halim Kalla, Musjwirah Kalla, Imelda Jusuf Kalla, Chairani Jusuf Kalla, Erwin Aksa, dan beberapa anggota lain.

    Selain itu, JK juga didampingi beberapa tim ahli. Salah satunya adalah Sofjan Wanandi beserta istri. ‎JK direncanakan akan lepas landas dari Bandara Ngurah Rai Bali pukul 13.30 WITA.

    ‎Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, resmi menikah dengan Selvi Ananda, Kamis, 11 Juni 2015. Mereka menikah di hadapan petugas pencatat nikah dari Kepala Kantor Urusan Agama Banjarsari, Muchtarozi.

    Sebelum akad nikah dimulai, petugas pencatat nikah meminta kepada Gibran untuk menyerahkan mas kawin kepada mempelai wanita. Mas kawin berupa seperangkat alat salat itu berada dalam sebuah kotak transparan.

    FAIZ NASHRILLAH‎


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.