Angeline Dibunuh, Polisi Periksa Intensif Tujuh Saksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angeline bocah cantik berumur 8 tahun diketahui telah diasuh oleh Telly Margareth (kiri) di Denpasar, Bali. facebook.com

    Angeline bocah cantik berumur 8 tahun diketahui telah diasuh oleh Telly Margareth (kiri) di Denpasar, Bali. facebook.com

    TEMPO.CO , Jakarta: Kepolisian Resor Kota Denpasar telah mengamankan tujuh orang untuk diperiksa dalam kasus kematian Angeline, bocah 8 tahun yang hilang. Di antaranya ibu angkat Angeline, Margareth Megawe, kedua putri Margareth, seorang pembantu, seorang satpam, serta dua orang yang mengontrak di rumah Margareth.

    Baca juga:

    Angeline Dibunuh: Agus Cuma Mengubur, Siapa Dalangnya?


    Kasus Angeline, Kronologi dari Hilang hingga Meninggal
    Tragedi Angeline: Begini Polisi Mengendus Busuk dan Si Pelaku

    "Sekarang sedang diperiksa di Polresta Denpasar," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie saat dihubungi Tempo, Rabu, 10 Juni 2015.

    Jasad Angeline ditemukan terkubur dan membusuk di bawah pohon pisang pekarangan rumah Margareth, ibu angkatnya. Jasadnya dibalut kain seperti sprei berwarna terang yang telah bercampur dengan warna tanah. Polisi juga menemukan tali dan boneka yang dikubur beserta Angeline.

    Margareth Sering Tinggal Angeline Sendirian di Rumah
    Pembunuhan Sadis Anak:  Ini 5 Tragedi Mirip Angeline

    Jasad Angeline kemarin sedang diotopsi tim forensik Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Ronny belum dapat memastikan kapan hasil laboratorium forensik bisa diperolehnya. Karena itu, Ronny juga belum dapat memastikan Angeline meninggal sejak kapan. Ia pun tak ingin berandai-andai penyebab kematian bocah malang itu.

    Baca juga:

    Kasus Angeline, Kronologi dari Hilang hingga Meninggal
    Tragedi Angeline: Hilangnya Seprei dan Bau Anyir Tercium Jauh Hari

    Pemeriksaan, menurut Ronny, cukup terkendala lantaran hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan otopsi belum diperolehnya. "Kami harap, hasil otopsi keluar secepatnya," ujarnya.

    Margareth melaporkan kehilangan anak angkatnya itu sejak 16 Mei 2015 lalu. Dalam laporannya, Margareth melaporkan bahwa Angeline hilang saat bermain di depan rumahnya, di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Sanur, Denpasar, Bali.

    Polisi, menurut Ronny, sebenarnya telah mencurigai laporan Margareth tersebut. "Karena berdasarkan keterangan tetangga, guru, dan teman-temannya, ada perlakuan yang kurang wajar terhadap Angeline," ujarnya.

    DEWI SUCI R

    VIDEO PEMBUNUHAN LAINNYA: Ditusuk Saat Berduel, Siswa SMP Ini Tewas

    Baca juga:

    Kematian Akseyna: Pembunuh Berada di Sekitar UI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.