Jokowi Minta Gibran Tak Repotkan Orang Tua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo ditemani istrinya, memandikan putranya, Gibran Rakabuming Raka dalam prosesi Siraman di kediamannya di Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, 10 Juni 2015. Siraman trsebut merupakan salah satu prosesi adat jelang melangsungkan pernikahan. Dokumentasi Panitia

    Presiden Joko Widodo ditemani istrinya, memandikan putranya, Gibran Rakabuming Raka dalam prosesi Siraman di kediamannya di Jalan Kutai Utara, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, 10 Juni 2015. Siraman trsebut merupakan salah satu prosesi adat jelang melangsungkan pernikahan. Dokumentasi Panitia

    TEMPO.CO, Solo - Presiden Joko Widodo malam ini menyampaikan sambutan setelah acara pengajian yang berlangsung di Jalan Kutai, Sumber. Solo. Dalam sambutan tersebut, Jokowi memberikan pesan khusus pada anaknya agar tidak merepotkan orang tua.

    "Pada anak saya Gibran dan Selvi yang esok pagi akan melakukan Ijab Kabul, saya doakan agar bisa menjalankan rumah tangga dengan bahagia, mandiri, tidak merepotkan orang tua," kata Jokowi di Sumber, Rabu, 10 Juni 2015.

    Jokowi mengatakan bahwa tanggung jawab Gibran akan lebih besar setelah berumah tangga. Ia berpesan agar Gibran dapat menunaikan tanggung jawabnya sebagai suami dengan baik.

    Besok, anak sulung Jokowi akan melangsungkan akad nikah pada jam 09:00 di Graha Saba, Solo. Setelah melangsungkan akad nikah, Gibran akan mengadakan resepsi di tempat yang sama. Resepsi pada siang hari ditujukan untuk kerabat dan warga masyarakat yang menjadi undangan. Sedangkan pada malam hari, Jokowi akan mengadakan resepsi untuk tamu VIP yang merupakan para tokoh dan pejabat negara.

    Presiden Jokowi menunjuk Ahmad Yani, ketua RT di kediamannya, untuk menjadi saksi dari pihak keluarga laki-kali. Jokowi memilih Ahmad Yani karena dinilai mengetahui kondisi keluarganya.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.