Jelang Pensiun, Moeldoko Ditawari Jadi Dosen Tetap Unpad  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko. TEMPO/Subekti

    Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bandung - Rektor Universitas Padjadjaran Tri Hanggono Achmad meminang Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko untuk menjadi pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Tri menyampaikan tawaran itu saat Moeldoko yang sebentar lagi purnatugas datang untuk memberikan kuliah umum di gedung Sanusi Hardjadinata, Rabu, 10 Juni 2015.

    Menurut Tri, pada konteks pendidikan tinggi sekarang, perguruan tinggi tidak mungkin bisa membangun mutu atau unggulan tanpa keterkaitan beberapa pihak. Ia menilai Moeldoko sebagai sumber daya yang berpengalaman sehingga cocok sebagai pengajar tentang keamanan. “Sangat tepat kalau beliau mengajar di sini,” katanya seusai kuliah umum.

    Jika Moeldoko bersedia menjadi pengajar, Unpad siap mengangkatnya sebagai dosen tetap. Rencana itu bisa dilaksanakan sesuai peraturan pendidikan tinggi. “Sangat memungkinkan kita mengangkat dosen tidak dari awal. Apalagi saat beliau sudah memasuki masa purnabakti, itu sangat terbuka untuk mengangkat beliau sebagai dosen tetap di sini,” ujarnya.

    Tak hanya itu, Moeldoko pun berpeluang menjadi guru besar di Unpad. Alasannya, Moeldoko telah punya program doktor dan berpengalaman memberikan kuliah. “Tinggal didorong untuk memperkuat jaringan dengan TNI nantinya,” kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unpad tersebut.

    Tri berharap, Moeldoko bersedia menjadi pengajar di kampusnya. Jika terlaksana, Unpad akan terkesan sebagai kampus yang terbuka dan melibatkan banyak pihak. “Beliau akan purnabakti per 1 Agustus. Mudah-mudahan pada tahun akademik baru bisa menjalankan tugas,” ujarnya. Tahun akademik baru dimulai pada 18 Agustus 2015.

    Moeldoko belum memastikan untuk menerima tawaran itu. Menurutnya, ia banyak menerima tawaran serupa dari kampus lain. “Saya sendiri juga senang jadi pengajar, mudah-mudahan bisa bagi waktu,” kata Moeldoko.

    Moeldoko mengaku belum pernah menjadi dosen, tapi terhitung sering memberi kuliah. “Ya, kalau tidak ada pekerjaan lain ngajar, tapi saya juga mau bisnis,” ujarnya. Moeldoko enggan menyebutkan rencana bisnisnya itu.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.