Ucapan Selamat untuk Gibran-Selvi Mulai Bermunculan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Selvi Ananda dan Gibran Rakabuming Raka yang beredar di media sosial. Gibran merupakan pengusaha katering yang merintis sejak akhir 2010 di Solo. Youtube.com

    Foto Selvi Ananda dan Gibran Rakabuming Raka yang beredar di media sosial. Gibran merupakan pengusaha katering yang merintis sejak akhir 2010 di Solo. Youtube.com

    TEMPO.CO, Surakarta - Hampir tidak ada suasana yang berbeda di sekitar gedung Graha Saba yang bakal menjadi tempat pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda. Kendaraan masih bebas melintas di depan gedung itu.

    Aktivitas masyarakat sekitar juga masih terlihat normal. Bahkan, beberapa pedagang kaki lima di sekitar gedung juga masih tetap buka dan melayani pembeli.

    Banyaknya aparat keamanan yang berjaga di sekitar lokasi tidak membuat aktivitas masyarakat terganggu. Mereka juga telah terbiasa melihat petugas keamanan berbadan tegap yang mengenakan pakaian batik lengan panjang.

    Namun, tetap saja ada pemandangan yang mulai terlihat berbeda. Baliho dan spanduk ucapan selamat kepada kedua mempelai bermunculan di tepi jalan menuju gedung.

    Di sebuah perempatan Jalan Letjen Suprapto, misalnya, ada beberapa spanduk kecil dengan warna dominan merah. Dilihat dari logonya, spanduk itu dipasang oleh Barisan Relawan Jokowi-Jusuf Kalla (Bara JKW-JK).

    Spanduk itu bertuliskan ucapan selamat menikah bagi kedua mempelai. Beberapa bendera Bara JKW-JK terpasang di sepanjang Jalan Letjen Suprapto.

    Bukan hanya spanduk, sebuah baliho besar terpasang di lokasi yang berdekatan. Baliho berwarna dominan putih itu memiliki ukuran sekitar 10 x 5 meter. Baliho itu bertuliskan ucapan selamat yang dibuat oleh Relawan Pandawa.

    Foto koordinator relawan itu juga terpampang dengan ukuran cukup besar, lengkap dengan namanya, Nuryanto. Dia menambahkan tulisan "Master Bubur Ayam" di samping namanya.

    Juru bicara keluarga Jokowi, Anggit Nugroho, mengaku tidak mengenal nama tersebut. "Nama Relawan Pandawa juga baru dengar sekarang," katanya, Senin, 8 Juni 2015. Menurutnya, nama relawan itu tidak dikenal saat kampanye presiden lalu.

    Salah satu pengemudi becak yang biasa mangkal di sekitar lokasi, Sartam, mengatakan baliho itu sudah terpasang sekitar tiga hari lalu. "Sedangkan spanduk dan bendera sepertinya baru kemarin," katanya.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.