Menteri Yohanna Dorong Perempuan Daftar Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise bersama Duta Besar (Dubes) Republik Demokratik Sri Lanka untuk Indonesia, Anoja Wijeyesekera (kanan) berkunjung ke sekolah anak-anak pemulung di Lokasi TPA Tamanggapa, Makassar, 30 April 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise bersama Duta Besar (Dubes) Republik Demokratik Sri Lanka untuk Indonesia, Anoja Wijeyesekera (kanan) berkunjung ke sekolah anak-anak pemulung di Lokasi TPA Tamanggapa, Makassar, 30 April 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yembise mendorong perempuan ikut mencalonkan diri dalam pilkada serentak 2015. Alasannya, keterwakilan perempuan dalam lembaga eksekutif masih sangat minim.

    "Dengan semakin banyak perempuan yang mendaftar, maka peluang keterwakilan semakin besar," kata Yohanna di kantornya, Senin, 8 Juni 2015.

    Menurut Yohanna, bila terpilih, maka keputusan yang diambil semakin membantu mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan.

    Yohanna menambahkan, di lembaga eksekutif saat ini sama sekali tak ada gubernur perempuan. Sedangkan wakil gubernur baru diisi satu perempuan di Papua Barat. Sementara dari 620 jabatan bupati, wali kota, dan wakil-wakilnya, hanya 36 posisi yang diisi perempuan.

    Untuk itu, Menteri Yohanna mendesak partai politik untuk mempermudah pencalonan perempuan dalam pilkada kali ini. "Perempuan juga harus berani maju sebagai calon perseorangan."

    Saat ini, pilkada mulai memasuki tahapan selanjutnya yaitu penyerahan syarat dukungan calon gubernur dan wakil gubernur kepada KPU provinsi pada 8-12 Juni 2015.

    Sementara itu, syarat dukungan untuk calon bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota ke KPU kabupaten dan kota diserahkan pada 11-15 Juni 2015.

    INDRI MAULIDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.