Gerakan #SaveDahlanIskan Bidik Rekor Muri Dukungan Moral

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah simpatisan Dahlan Iskan berunjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 2015. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan moral kepada Dahlan Iskan setelah ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu listrik induk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Didik Suhartono

    Sejumlah simpatisan Dahlan Iskan berunjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 2015. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan moral kepada Dahlan Iskan setelah ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 21 gardu listrik induk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.COSurabaya - Para simpatisan Dahlanis terus memberikan dukungan moral dan empati kepada Dahlan Iskan dengan melakukan penggalangan tanda tangan di atas kain putih. Kali ini, mereka menggalang tandatangan itu dalam acara Car-Free Day di Jalan Darmo, tepatnya di depan Taman Bungkul, Surabaya, Minggu, 7 Juni 2015.

    "Kami bidik rekor Muri dari penggalangan tanda tangan dukungan ini," kata penggagas Gerakan #SaveDahlanIskan, Ita Nasyi’ah, ketika ditemui Tempo di sela-sela aksinya di Taman Bungkul.

    Demi mencapai target itu, ucap Ita, para simpatisan Dahlanis di berbagai kota di Indonesia akan melakukan gerakan yang serupa, yaitu mengumpulkan tanda tangan di atas kain putih. "Di Jakarta hari ini juga ada, di Bundaran HI," ujarnya.

    Rencananya, tutur Ita, tanda tangan itu ditarget mencapai 10 juta se-Indonesia, sehingga diharapkan dukungan itu benar-benar dilihat Dahlan sebagai penguat moral untuk menjalani proses hukumnya. "Setelah semuanya terkumpul, kami akan jahitkan kain itu, sehingga bentuknya panjang," katanya.

    Menurut Ita, kain panjang berisi 10 juta tanda tangan dukungan itu nantinya, jika diizinkan pihak Graha Pena, yang merupakan salah satu gedung milik Dahlan, akan dililitkan di gedung tersebut. "Namun, jika tidak dapat izin, kami akan cari tempat lain yang lebih tepat," ucapnya.

    Penulis buku berjudul Dahlan juga Manusia itu berkali-kali menegaskan bahwa aksinya tersebut berangkat dari hati nuraninya, karena merasa prihatin pada kondisi Dahlan yang kini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gardu induk Jawa-Bali-Nusa Tenggara. "Kami tidak ada yang nyuruh, dan aksi ini spontanitas," ujarnya.

    Nur Farida, salah satu simpatisan yang ikut menandatangani kain itu, merasa terpanggil untuk memberikan dukungan kepada Dahlan. Sebab, Dahlan adalah tokoh favoritnya yang sangat menginspirasi. "Saya penggemar Pak Dahlan, dan saya adalah Dahlanis," tuturnya.

    Pantauan Tempo, ratusan orang yang berolahraga dalam Car-Free Day ramai-ramai menandatangani kain putih itu. Mereka juga menuliskan kata-kata dukungan kepada Dahlan, sehingga kain yang disediakan penggagas gerakan itu dalam sekejap penuh dengan tanda tangan dan kata-kata dukungan.

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.