Pilkada Serentak, NasDem Targetkan 100 Kursi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh (kedua kanan) bersama Calon Presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo, Sekjen DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella (kiri) dan Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo (kanan) saat menggelar jumpa pers di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh (kedua kanan) bersama Calon Presiden PDI Perjuangan, Joko Widodo, Sekjen DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella (kiri) dan Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo (kanan) saat menggelar jumpa pers di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COMakassar - Partai NasDem bergerak cepat menjelang pendaftaran calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum pada 26-28 Juli nanti. NasDem menargetkan kadernya dapat menjadi kepala daerah di seratus wilayah di Indonesia.

    “Target kami, seratus kepala daerah berasal dari NasDem,” kata  Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella di sela-sela seminar nasional yang digelar Fraksi NasDem Majelis Permusyawaratan Rakyat di Hotel Condotel, Sabtu, 6 Juni 2015.

    Persebaran daerah yang menjadi target pemenangan NasDem dalam pilkada serentak 2015 tengah berproses, sehingga dia emoh membeberkannya. Menurut dia, para kader NasDem di daerah saat ini telah bersiap. Perekrutan kader yang akan dipersiapkan menjadi calon kepala daerah berasal dari dalam dan luar partai tersebut.

    Patrice menambahkan, kandidat diusung berdasarkan survei. Jika hasil survei itu menempatkan figur eksternal berada di urutan pertama dan urutan kedua dari kader internal, NasDem akan mengupayakan untuk memaketkan. Sebaliknya, kalau hasil survei kader internal rendah, ada pertimbangan mengusung figur eksternal.

    “Kita tidak ingin kalah. Tujuannya adalah ingin memegang kekuasaan. Sebab, yang namanya partai politik semua ingin kekuasaan,” ucapnya.

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Akbar Faisal, berujar, kehadiran Partai NasDem bukan hanya untuk menghadapi pilkada Desember mendatang. Tapi juga untuk menghadapi momen pemilu mendatang. 

    Untuk itu, dia tidak ingin salah dalam menentukan usungan pada pilkada. "Pilkada ini langkah awal untuk NasDem. Kita ingin menang. Jika hasil survei bakal calon rendah, tetap kita tidak akan usung, meskipun mereka kader kami. Kita ingin bagaimana caranya menang," tuturnya.

    Pelaksana tugas Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NasDem Sulawesi Selatan Lutfy A. Mutty mengatakan keputusan partainya harus dijalankan. Tidak ada alasan bagi kader untuk tidak mendukung bersama apa yang nantinya diputuskan NasDem. "Tanggal 8 Juni, kami akan sampaikan bakal calon kepala daerah yang kami akan usung,” ucapnya.

    Partainya, ujar Lutfy akan memberi sanksi tegas bagi pengurus yang tidak memenangkan bakal calon yang telah diusung secara resmi. Kendati calon tersebut merupakan figur eksternal.

    Komisi Pemilihan Umum akan menggelar pilkada serentak untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir tahun ini. Berdasarkan data terbaru dari KPU, total ada delapan provinsi, 170 kabupaten, dan 26 kota yang akan menggelar pilkada tahun ini. 

    Dari 170 kabupaten itu, sebelas di antaranya di Sulawesi Selatan. Meliputi Kabupaten Gowa, Bulukumba, Selayar, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.