Nenek 70 Tahun Ditemukan Tewas Digorok di Bima

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mayat

    Ilustrasi Mayat

    TEMPO.CO, Bima -  Nenak Hadijah, 70 tahun, warga Dusun Nanga Wuwu RT. 18 RW. 09 Desa Sumi Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ditemukan tewas dengan leher digorok pada Sabtu, 6 Juni 2015  sekitar pukul 16.30 Wita.

    Hadijah ditemukan cucunya, Faisal Abidin, 28 tahun, bersimpah darah di kebun, sekitar 100 meter dari rumahnya. Pelakunya, hingga kini masih diburu polisi.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Bima Kota Inspektur Satu Yerry T. Puta mengatakan korban diduga dibunuh itu diketahui saat sang cucu bernama Faisal mencari neneknya yang keluar mencari sapu lidi. Lantaran seharian tidak pulang. Faisal yang merasa khawatir kemudian pergi mencari.

    "Cucu korban pun melihat Hadijah tewas bersimpah darah dengan leher yang sudah digorok," ujar Yerry.

    Menurut Yerry, korban ditemukan di perkebunan So Papa Desa Sumi. "Warga yang mendengar informasi itu, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lambu dan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama cucu korban," kata Yery.

    Atas peristiwa itu, kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan memeriksa beberapa orang saksi, termasuk cucu korban yang pertama kali melihat Hadijah.

    “Hasil olah TKP dan otopsinya belum diketahui hingga saat ini. Karena semua itu ada prosesnya. Kita akan segera tahu hasilnya paling lambat dua hingga tiga hari ke depan,"kata Yery.

    AKHYAR M NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.