Bangun Ibu Kota Baru, Gowa Butuh Rp 950 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan atlet menggunakan baju adat Gowa dan atlet penyandang disabilitas  pada pembukaan Porda Sulsel XV di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Selasa 9 September 2014. Pekan olah raga daerah yang digelar 4 tahun sekali ini diikuti 3664 atlet dari 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk memperebutkan 1080 medali dari 25 cabang olahraga. TEMPO/Iqbal Lubis

    Penampilan atlet menggunakan baju adat Gowa dan atlet penyandang disabilitas pada pembukaan Porda Sulsel XV di Kabupaten Bantaeng, Sulsel, Selasa 9 September 2014. Pekan olah raga daerah yang digelar 4 tahun sekali ini diikuti 3664 atlet dari 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk memperebutkan 1080 medali dari 25 cabang olahraga. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Gowa - Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengatakan jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota Kabupaten Gowa dari Sungguminasa ke Kecamatan Patallassang ditaksir mencapai Rp 950 miliar. Menurut dia, anggaran sebesar itu sudah cukup untuk membangun sejumlah infrastruktur di ibu kota kabupaten yang baru nantinya.

    "Kami ingin mendorong bupati selanjutnya untuk segera memindahkan ibu kota kabupaten ke Pattallassang," kata Ichsan di sela pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Muchlis, Selasa, 2 Juni 2015.

    Untuk mendapatkan anggaran sebesar itu, Pemerintah Kabupaten Gowa berencana mengajukan pinjaman ke pemerintah pusat sebesar 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015 Kabupaten Gowa atau setara dengan Rp 450 miliar. Sisanya didapatkan dari dana pinjaman Pusat Investasi Pemerintah (PIP) senilai Rp 500 miliar.

    Menurut Ichsan, pihaknya baru bisa mengajukan permintaan dana pinjaman itu setelah Pemkab Gowa mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Sebelumnya, Pemkab Gowa telah dipastikan bisa mengajukan pinjaman sebesar Rp 500 miliar dari PIP setelah meraih opini WTP tiga kali beruntun. "Jika WTP kembali, inilah yang akan dijadikan dasar untuk meminta pinjaman sebesar 30 persen dari APBD," ujarnya.

    Ichsan menambahkan, percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Mamminasata nantinya mampu menjamin pemasukan bagi pemerintah daerah. Dengan demikian, pinjaman pemerintah pusat tersebut dapat segera kembali dalam waktu singkat. "Saya yakin, kita bisa mendapatkan Rp 1,5 triliun dalam satu tahun setelah fasilitas pemerintahan itu dibangun," katanya.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Muchlis berjanji bakal berusaha agar Gowa kembali meraih predikat WTP dari BPK. Menurut dia, jika predikat itu didapat, dia yakin rencana mengajukan pinjaman itu akan berjalan mulus. "Makanya sejak awal kita sudah meminta satuan kerja perangkat daerah untuk membuat laporan keuangan dengan baik," kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Gowa itu.

    Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo menunjuk Muchlis sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang baru, menggantikan Baharuddin Mangka yang memasuki masa pensiun pada Senin, 1 Juni 2015. Pria kelahiran 24 Januari 1968 ini diangkat berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gowa Nomor 821.22/307/BKDD.

    AWANG DARMAWAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.