Hadapi Pilkada, PAN Akan Galang Poros Tengah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada acara Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional di Jakarta, 6 Mei 2015. Sebelum maju ke podium, Jokowi menghampiri kursi Prabowo Subianto yang juga hadir di acara tersebut. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada acara Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional di Jakarta, 6 Mei 2015. Sebelum maju ke podium, Jokowi menghampiri kursi Prabowo Subianto yang juga hadir di acara tersebut. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Depok - Partai Demokrat dan Amanat Nasional membangun koalisi poros tengah untuk menghadapi pemilihan wali kota dan wakil wali kota Depok 9 Desember mendatang. Partai Mercy dan matahari terbit sepakat membentuk kerangka pemenang pilkada tahun ini.

    Ketua Fraksi Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus mengatakan kesepakatan pemenangan pilkada ini, memang bakal bermuara pada koalisi partai. Tapi, kesepakatan koalisi pemenangan ini hanya menyamakan tujuan dan pandangan terlebih dahulu.

    Sebab, untuk maju dalam pilkada Depok, Demokrat maupun PAN tidak bisa maju sendiri. Jadi, perlu koalisi agar mencapai 20 persen kursi di parlemen. Saat ini, Demokrat mengantungi empat kursi dan PAN enam kursi. "Pas jadi 10 kursi, untuk mengajukan bila Demokrat dan PAN berkoalisi dari total 50 kursi di parlemen," kata Edi, Senin 1 Juni 2015.

    Selain itu, koalisi Demokrat dan PAN juga bakal menggandeng rraksi PPP serta fraksi Restorasi Nurani Bangsa. Bila keempat fraksi ini sepakat bergabung, maka bakal terbentuk koalisi poros tengah untuk menandingi partai pemenang saat ini.

    Bila kesepakatan tersebut terealisasi, masing-masing partai yang tergabung dalam koalisi diminta untuk mengajukan nama calon, dan bakal disurvei. Hasil survei ini yang bakal dijadikan patokan bakal calon yang maju dari koalisi poros tengah ini.

    "Siapa yang terpilih harus siap dan yang tidak terpilih, ya legowo. Acuannya survei nanti. Besok (Selasa, 2 Juni 2015) akan ada deklarasinya di Hotel Bumi Wiyata," ujarnya.

    Dikatakan dia, pada pilkada Depok tidak mengenal Koalisi Merah Putih (KMP). Sebab, untuk membangun Depok tidak membicarakan koalisi semacam itu. Tapi, bagaimana partai di Depok membikin Depok lebih maju.

    "Langkah awal Demokrat dan PAN yang akan mendeklarasikan koalisi pemenangan ini. Fraksi PPP dan Restorasi Nurani Bangsa ikut di perahu kami. Kami menargetkan 35 persen kursi di parlemen bergabung bersama kami," tuturnya.

    Anggota Fraksi PAN, Lahmudin Abdullah mengatakan PAN dan Demokrat memang telah serius membangun koalisi dalam menghadapi pilkada tahun ini. Menurutnya, koalisi ini bakal menjadi jalan tengah untuk memenangkan pilkada. "Besok lihat saja komitmen kami dalam deklarasi koalisi ini," imbuhnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.