Anak Oesman Sapta Meninggal, Ketua DPD Ikut Berduka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPD perwakilan Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang menyampaikan visi dan misi pada Sidang Pleno DPD pemilihan calon pimpinan MPR dari kelompok DPD di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin 6 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPD perwakilan Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang menyampaikan visi dan misi pada Sidang Pleno DPD pemilihan calon pimpinan MPR dari kelompok DPD di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin 6 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Irman Gusman menyatakan belasungkawa atas meninggalnya putra dari Oesman Sapta Odang, Radja Sapta Sermando.

    “Saya turut berdukacita atas meninggalnya anak pertama Pak Oso, Yayang,” katanya menyingkat nama Oesman Sapta saat dihubungi, Senin, 1 Juni 2015.

    Ia mengatakan mendapat kabar itu siang tadi. Kabar itu pun diberitahukan kepadanya dari staf DPD. “Sebagai ketua, tentunya saya dikabari hal ini,” katanya.

    Raja Sapta Sermando, putra sulung Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Oesman Sapta Odang, meninggal pada Senin siang, 1 Juni 2015, karena sakit.

    Sermando meninggal dalam usia 41 tahun dan rencananya akan dikebumikan di pemakaman San Diego Hill, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa, 2 Juni 2015.

    Menurut Irman, ia berencana pergi ke rumah duka setelah kepulangan Oesman Sapta. “Kami tunggu Pak Oso mendarat dulu dari Singapura,” ucapnya. Menurut dia, Oesman Sapta berada di Singapura untuk pengobatan.

    Menurut Irman, Sermando dikabarkan meninggal karena sakit. “Yang saya tahu, ia sempat menjalani pengobatan di Singapura,” katanya.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.