Linglung Bertelepon, Pria Ini Diduga Tabrak Diri di Kereta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan di pintu lintasan kereta.

    Ilustrasi kecelakaan di pintu lintasan kereta.

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang pria tewas seketika setelah tubuhnya terhantam Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Cicalengka-Padalarang, di perlintasan rel kereta api kampung Cintaasih Jalan Laswi, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Senin sore, 1 Juni 2015.

    Berdasarkan keterangan saksi, sebelum tubuh korban terhantam kereta, pria yang diketahui bernama Ade Yudhistira Fitria ini mondar-mandir di antara rel di sisi kanan dan kiri korban. Saksi pun melihat ia sedang menggunakan telepon genggamnya dan terlihat linglung.

    "Kalau kata anak kecil yang melihat, dia (korban) mondar-mandir sambil menelepon. Enggak berapa lama, dia tiba-tiba loncat ke jalur rel yang waktu tadi bersamaan melintas kereta," kata Abah Trafo, 56 tahun, warga setempat yang rumahnya berada tidak jauh dengan lokasi kejadian.

    Kepala Kepolisian Sektor Lengkong Komisaris Polisi Jaya Hardianto mengatakan, belum bisa dipastikan apakah korban bunuh diri atau kecelakaan. Namun, ia katakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban diduga bunuh diri.

    "Pada jam tersebut korban sedang berjalan di atas rel sebelah kiri menuju ke arah barat kemudian pejalan kaki menengok ke arah belakang dan tiba-tiba berpindah ke rel jalur kereta yang sedang melaju kencang dan terjadi kecelakaan hingga korban terseret dan meninggal dunia ditempat," ujar Jaya.

    Jaya mengatakan, saat ini jenazah korban yang memakai jaket hitam dan celana panjang cokelat itu diboyong ke RS Hasan Sadikin untuk keperluan otopsi. Sementara itu, pihak polisi masih menyelidiki insiden tersebut.

    Adapun identitas korban adalah: Ade Yudhistira Fitria Cirebon 17 Agustus 1979, agama Kristen, pekerjaan Wiraswasta, alamat Jl. Kalijati Indah Selatan No. 17 Rt/Rw 05/05 Kel. Antapani Kulon Kec. Antapani Kota Bandung.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.